Motor listrik sering dianggap cuma jago kandang. Katanya, cuma cocok buat jarak dekat, muter-muter kota doang. Tapi, anggapan itu rupanya salah besar. Belum lama ini, Agus Santosa dan kawan-kawannya dari komunitas Polytron EV Rider (PEVR) membuktikannya. Mereka nekat melakukan touring jarak jauh yang bikin banyak orang angkat alis.
Perjalanan panjang itu mereka tempuh sepenuhnya lewat darat. Bayangkan, butuh waktu sekitar 12 hari untuk pulang-pergi! Rombongan yang terdiri dari lebih dari sepuluh motor itu berangkat dari Jakarta. Mereka menyusuri jalur pantai utara, singgah di Guci, lalu menyelusur ke Yogyakarta, dan menengok keindahan Bromo. Tak berhenti di situ, mereka malah menyeberang ke Bali. Dari Pulau Dewata, perjalanan dilanjutkan lagi menuju Mandalika, sebelum akhirnya kembali ke Ibu Kota.
“Kalau berangkat dari Jakarta sampai Bali itu empat hari. Sampai Bali kita nginep semalam, habis itu lanjut lagi ke Mandalika. Total perjalanan pulang-pergi sekitar 12 hari, karena pulangnya juga lewat darat dan sempat mampir ke beberapa kota,”
kata Agus, menceritakan petualangan mereka dalam sebuah kesempatan.
Yang bikin perjalanan ini makin menarik, semua motor yang dipakai masih standar pabrikan. Tidak ada modifikasi baterai tambahan atau apa pun. Mereka benar-benar mengandalkan apa yang ada.
“Semua motor kemarin itu masih standar, baterainya juga standar. Kami cuma bawa satu baterai cadangan buat jaga-jaga saja. Itu pun dipakai karena ada satu motor yang baterainya memang sudah agak drop, jadi kami antisipasi biar perjalanan tetap lanjut,”
ujarnya sambil tertawa.
Lalu, bagaimana cara mereka mengatur pengisian daya? Selama di jalan, rombongan memanfaatkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersedia. Momen ngecas itu sekaligus jadi waktu untuk beristirahat sejenak melepas lelah.
Polanya sendiri cukup sederhana. Mereka menyesuaikan dengan karakter motor listrik. Setiap menempuh jarak 80 hingga 100 kilometer, atau saat baterai tersisa sekitar 20 persen, mereka akan berhenti untuk mengisi ulang.
Artikel Terkait
Pelunasan Bipih Gelombang Kedua Dibuka, Waktunya Hanya Satu Pekan
Bayi Baru Lahir Ditemukan Tewas Mengapung di Kali Grogol Depok
BTS Resmi Comeback, Rilis Album Baru Usai Lengkapi Wajib Militer
Lonjakan Penumpang Nataru: Angkutan Umum Dibanjiri 15 Juta Orang