Setelah menunggu cukup lama, akhirnya ada titik terang. Rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Luwu Timur kini sudah pasti akan direalisasikan. Pemerintah pusat, lewat Kementerian Sosial, akhirnya memberi lampu hijau untuk program yang sudah lama diusulkan oleh pemda setempat.
Kabar baik ini datang langsung dari Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam. Ia baru saja bertemu dengan Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, di Jakarta pada Selasa lalu. Dari pertemuan itu, Irwan mendapat kepastian bahwa daerahnya masuk dalam daftar tahap ketiga pembangunan Sekolah Rakyat.
“Alhamdulillah, usul pembangunan Sekolah Rakyat di Luwu Timur telah disetujui oleh Kemensos dan masuk tahap ketiga,” ujar Bupati Irwan.
Ia menambahkan, “Insya Allah tahun ini akan laksanakan pembangunannya.”
Nah, untuk mewujudkannya, Pemkab Luwu Timur tak mau berlama-lama. Mereka sudah menyiapkan sejumlah langkah percepatan agar pembangunan fisik bisa dimulai tepat sesuai jadwal yang ditargetkan. Intinya, mereka tak ingin program ini mandek di atas kertas.
Pertemuan di Jakarta itu sendiri dihadiri beberapa kepala daerah lain. Hadir antara lain Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae, Bupati Gorontalo Sofyan Puhi, dan Wali Kota Padang Fadly Amran. Agenda utamanya sederhana: membahas kesiapan daerah dalam mendukung program prioritas pemerintah di sektor pendidikan yang berbasis pemberdayaan masyarakat.
Bagi Irwan, kehadiran Sekolah Rakyat ini bukan sekadar tambahan fasilitas. Ia melihatnya sebagai instrumen strategis untuk membuka akses pendidikan bagi warga yang kurang mampu. Konsepnya tak cuma gratis, tapi juga dirancang untuk membekali siswa dengan keterampilan praktis yang benar-benar dibutuhkan di dunia kerja.
Artikel Terkait
Makassar Hentikan Sementara Sekolah Tatap Muka Akibat Cuaca Ekstrem
Hampir Separuh Lapangan Padel di Jakarta Beroperasi Tanpa Izin Bangunan
Kemendikdasmen Buka Simulasi Resmi TKA 2026 untuk Siswa SD dan SMP
Kemenag Tegaskan Distribusi Zakat Harus Berbasis Data Sosial Nasional