Sanudin kemudian dilarikan menggunakan ambulans menuju Puskesmas Cikande. Namun, harapan untuk keselamatannya pupus. Petugas medis di puskesmas terpaksa menyatakan bahwa nyawa pekerja tersebut tidak tertolong.
Duka Keluarga dan Tanda Tanya
Kedatangan keluarga di lokasi kejadian diwarnai tangis dan kepedihan yang mendalam. Mereka sulit menerima kenyataan bahwa Sanudin, yang telah berpengalaman lama di bidang pemotongan kaca, harus meninggal dalam kecelakaan kerja seperti ini.
Pengalaman dan keahlian Sanudin dalam menangani material berbahaya seperti kaca justru menjadi alasan keluarga mempertanyakan kejadian ini. Mereka menilai ada kejanggalan, mengingat korban dikenal teliti dan belum pernah mengalami insiden serupa selama berkarier.
Penyelidikan Lebih Lanjut
Hingga berita ini diturunkan, pihak berwajib belum mengeluarkan keterangan resmi terkait penyelidikan mendalam atas penyebab pasti kecelakaan kerja ini. Insiden ini kembali menyoroti pentingnya standar keselamatan kerja yang ketat, khususnya di lingkungan yang penuh dengan potensi bahaya seperti gudang material konstruksi.
Artikel Terkait
Roti Maros, Camilan Manis Khas Sulawesi Selatan dengan Isian Selai Srikaya
Menteri Pertanian Soroti Rembesan Gula Rafinasi yang Rugikan Petani dan BUMN
Prabowo Ingatkan Ancaman Manipulasi AI dan Akun Palsu di Media Sosial
Warga Makassar Tertipu Rp12 Juta dalam Penawaran Tukar Uang Baru di Facebook