Tahun 2025 ditutup PT Pegadaian dengan catatan yang sangat menggembirakan. Kinerja keuangannya melesat, menunjukkan vitalitas perusahaan yang tak terbantahkan.
Laba bersihnya mencapai Rp8,34 triliun. Angka itu melonjak tajam, sekitar 42,6 persen, dari posisi Rp5,85 triliun di tahun sebelumnya. Bukan cuma laba, aset perusahaan juga membengkak hampir setengahnya. Dari Rp102,6 triliun di 2024, kini total asetnya menyentuh Rp151,7 triliun.
Di sisi lain, pembiayaan yang disalurkan atau Outstanding Loan Gross ikut meroket. Dari Rp85,4 triliun menjadi Rp126 triliun. Kombinasi pertumbuhan yang solid ini mendongkrak rasio profitabilitas. Return on Asset (ROA) mereka sekarang 6,7 persen, sementara Return on Equity (ROE)-nya mencapai 21,73 persen.
Yang tak kalah penting, kualitas pembiayaan justru membaik. Risiko kredit macet, yang diukur dari rasio NPL, turun signifikan dari 0,63 persen menjadi 0,38 persen. Artinya, pengelolaan risikonya jauh lebih sehat.
Direktur Utama Pegadaian, Damar Latri Setiawan, menegaskan bahwa capaian ini buah dari strategi perusahaan yang fokus pada layanan masyarakat.
Artikel Terkait
Ahli: Konsumsi BBM Berlebih Picu Bencana Iklim dan Ancaman bagi Generasi Mendatang
SBY Desak PBB Tarik Pasukan Perdamaian dari Zona Perang Lebanon Usai Tiga Prajurit TNI Gugur
Menteri Amran Segera Tandatangani Penyaluran Beras SPHP Kemasan 2 Kg
Bakso Kuah Coto, Inovasi Kuliner Unik Makassar yang Mewujud dalam Satu Mangkuk