Putri Kusuma Wardani Tahan Gejolak, Lolos ke 16 Besar Indonesia Masters

- Rabu, 21 Januari 2026 | 19:18 WIB
Putri Kusuma Wardani Tahan Gejolak, Lolos ke 16 Besar Indonesia Masters

Istora Senayan riuh rendah Rabu (21/1) sore. Di babak 32 besar Indonesia Masters 2026, Putri Kusuma Wardani berhasil melaju setelah mengalahkan Sung Shuo Yun dari Taiwan. Duel yang berlangsung 45 menit itu berakhir dengan skor yang sama di kedua gim: 21-15 dan 21-15.

Gim pertama langsung menunjukkan keunggulan Putri. Ia tampak leluasa, mendikte permainan dengan kombinasi pukulan yang apik. Sung Shuo Yun tampak kebingungan membaca arah shuttlecock yang diarahkan lawannya. Hasilnya? Putri melesat jauh, unggul telak 11-2 saat jeda.

Namun begitu, keadaan tak selalu mulus. Setelah interval, performa Putri agak menurun. Beberapa pukulannya nyangkut di net atau melambung keluar lapangan. Kesempatan itu dimanfaatkan Sung untuk bangkit perlahan. Skor yang sempat jauh, mulai merapat: 13-9, lalu 16-12, dan 17-14. Suasana pun mencekam.

Tapi atlet Indonesia itu berhasil keluar dari tekanan. Ia mengamankan poin-poin krusial dan menutup gim pertama 21-15.

Memasuki gim kedua, masalah serupa terulang. Dari unggul 5-2, Putri dibuat tertatih oleh kesalahan sendiri. Sung menyamakan kedudukan 5-5. Untungnya, ia cepat berbenah. Kualitas akurasi pukulannya kembali membaik, sementara lawannya justru kehilangan ritme. Interval kedua dicapai dengan skor 11-7 untuk keunggulan Putri.

Setelah jeda, Putri bermain lebih efektif. Tanpa neko-neko, ia fokus menekan dan memperlebar jarak menjadi 16-7. Dominasinya terlihat jelas dari variasi serangan yang dilancarkan.

Namun, lagi-lagi ada momen genting. Konsentrasinya sempat buyar, diikuti beberapa pukulan out yang membuka peluang bagi Sung untuk mendekat ke 16-12. Penonton di Istora mungkin sempat menahan napas.

Pada akhirnya, Putri Kusuma Wardani bisa menenangkan diri. Ia mengumpulkan poin-poin penutup dengan lebih hati-hati dan memastikan kemenangan dengan skor 21-15 di gim kedua. Sebuah kemenangan yang meski terlihat meyakinkan di kertas skor, sesungguhnya penuh dengan dinamika dan ujian mental di lapangan.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar