New START Kedaluwarsa, AS dan Rusia Sepakat Lanjutkan Negosiasi untuk Perjanjian Baru

- Jumat, 06 Februari 2026 | 14:15 WIB
New START Kedaluwarsa, AS dan Rusia Sepakat Lanjutkan Negosiasi untuk Perjanjian Baru

Perjanjian New START yang mengatur senjata nuklir strategis antara Amerika Serikat dan Rusia sudah berakhir. Masa berlakunya habis tepat pada Kamis (5/2) waktu setempat, setelah kedua negara gagal mencapai kesepakatan perpanjangan.

Namun begitu, tampaknya jalan dialog belum sepenuhnya tertutup. Dari Gedung Putih, pemerintahan Presiden Donald Trump menyatakan rencana untuk terus bernegosiasi dengan Moskow. Tujuannya? Menyusun sebuah perjanjian baru yang bisa menggantikan New START.

Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, mengonfirmasi hal ini kepada media. Pernyataannya dikutip oleh kantor berita Rusia, TASS, pada Jumat (6/2/2026).

"Presiden (Trump) menginginkan para ahli nuklir kita mengerjakan perjanjian baru yang lebih baik dan dimodernisasi yang dapat bertahan lama di masa depan," ujar Leavitt.

"Dan itulah yang akan terus didiskusikan oleh Amerika Serikat dengan Rusia," tegasnya.

Editor: Dewi Ramadhani


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar