Di sisi lain, evakuasi dan penyelidikan untuk kasus ini tidak berjalan mudah. Medannya sulit. Lokasinya terpencil, aksesnya sangat terbatas. Polisi masih berjuang untuk bisa mencapai titik kejadian perkara.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengonfirmasi hal itu. Ia menyebut tim gabungan Polda Papua dan Operasi Damai Cartenz 2026 sedang berkonsolidasi. Misi mereka jelas: merespons kejadian dan mencapai lokasi secepat mungkin.
"Polda Papua dan pers Ops Damai Cartenz 2026 sedang Konsolidasi untuk merespon peristiwa tersebut. Diharapkan bisa segera tiba di lokasi secepatnya menyesuaikan tantangan kondisi geografis dan aksesnya," jelas Johnny.
Ia juga menegaskan detail korban. "Informasi lapangan, kedua pilot meninggal dunia. Sedangkan, semua penumpang dalam keadaan selamat, 13 penumpang termasuk 1 balita," ujar Kadiv Humas.
Jadi, itulah situasinya. Sebuah penerbangan rutin berakhir dengan tragedi di ujung landasan. Dua nyawa melayang, sementara puluhan lainnya harus mengalami trauma yang dalam. Semua kini bergantung pada upaya aparat yang berjuang melintasi medan berat Papua untuk menegakkan keadilan.
Artikel Terkait
Disdik Sulsel Wajibkan SMA/SMK Susun SOP Pembatasan Gawai di Sekolah
Ketua BPD-KKSS Soroti Pengangguran Sulsel, Desak Investasi dan Hilirisasi untuk Buka Lapangan Kerja
BNN Sulsel Bongkar Jaringan Narkoba yang Diduga Dikendalikan dari Dalam Lapas
Kevin Diks Jadi Sorotan Usai Insiden Penalti yang Tentukan Kekalahan Indonesia