MURIANETWORK.COM - Modus penipuan berkedok asmara atau 'love scam' terus berevolusi seiring kemajuan teknologi, mengincar korban dengan pendekatan yang terstruktur dan manipulatif. Nurlaila Indriani dari Bidang Hukum Relawan Siaga Cerdas memaparkan, pelaku umumnya membangun hubungan emosional yang intens terlebih dahulu untuk memperdaya korbannya.
Membangun Kepercayaan dengan Pendekatan Intens
Menurut Indri, strategi utama pelaku adalah menciptakan ilusi perhatian dan kepedulian yang berkelanjutan. Korban, yang kerap merasa dihargai, secara perlahan menjadi lebih mudah untuk dipengaruhi. Perhatian itu biasanya diekspresikan melalui komunikasi rutin via chat, dari pagi hingga malam, tanpa memberikan tekanan yang berlebihan.
“Itu pasti selalu by chat gitu. Jadi, korban ini merasa bahwa kok ada orang yang perhatian, dia intens dulu. Tapi, kalau korbannya tidak membalas, dia tidak akan mendesak, ada jeda waktu, dan dia itu cukup sabar sampai akhirnya korban ini merasa bahwa ini orang baik,” jelasnya dalam sebuah diskusi media.
Evolusi Modus Operandi dari Masa ke Masa
Modus love scam sendiri bukanlah hal baru. Indri menerangkan bahwa kasus serupa telah tercatat sejak sekitar 2012, dengan pola awal yang sering memanfaatkan foto-foto anggota TNI atau Polri. Targetnya sering kali adalah wanita pekerja yang telah memiliki penghasilan sendiri.
“Modusnya itu mereka mengatakan kalau TNI/Polri itu, saya mau mutasi, jadi saya butuh dana untuk mutasi, tolong dibantu. Nah, tapi itu terjadi setelah membangun kepercayaan itu tadi. Korban membantu karena merasa bahwa ini calon suami saya,” tutur Indri.
Variasi modus lainnya pun bermunculan, seperti mengirim paket fiktif atau mengaku sebagai tentara perdamaian yang bertugas di zona konflik. Tidak sedikit pula pelaku yang mahir berbahasa Inggris dan mengaku berasal dari luar negeri, menambah kesan legitimasi di mata korban.
Artikel Terkait
Prabowo Unggah Foto Lawas Bersama Soeharto di Momen Ulang Tahun Putra
Antrean Kendaraan Mulai Mengular di Bakauheni Jelang Puncak Arus Balik Lebaran
Semifinal Lomba Domino IKATSI Unhas Berlangsung Sengit di Unhas Hotel
Harga Emas Batangan di Pegadaian Masih Stabil di Awal Pekan