Abdul Hayat Gani Pimpin Perindo Sulsel, Komitmen Tinggalkan Kepemimpinan Transaksional

- Kamis, 05 Februari 2026 | 18:40 WIB
Abdul Hayat Gani Pimpin Perindo Sulsel, Komitmen Tinggalkan Kepemimpinan Transaksional

Tiga Langkah Konkret untuk Pemberdayaan

Guna mewujudkan visi "masyarakat naik kelas" tersebut, Hayat memaparkan tiga langkah utama yang harus dijalankan secara simultan. Langkah-langkah ini dirancang untuk menyentuh persoalan mendasar yang dihadapi rakyat.

“Pertama, membantu untuk mengurangi beban rakyat. Kedua, kata dia, mencari cara untuk meningkatkan pemasukan rakyat,” ungkapnya.

Selain dua aspek ekonomi tersebut, dia menekankan bahwa edukasi atau pendidikan merupakan pilar ketiga yang tak kalah penting. Sosialisasi dan pendidikan berkelanjutan dinilai vital agar masyarakat tidak hanya sejahtera secara material, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas hidup dan daya saingnya.

“Terakhir, bagaimana kita support dengan sosialisasi kaitan dengan edukasi. Tiga variabel ini kalau kita lakukan, sampai saat ini belum ada teori yang lain untuk meningkatkan yang namanya naik kelas,” lanjut Hayat.

Visi Kehadiran Negara yang Nyata

Jika ketiga langkah itu diimplementasikan secara konsisten, Hayat meyakini bahwa kepemimpinan transformasional Perindo Sulsel akan mampu mewujudkan kehadiran negara dalam arti yang sesungguhnya. Kehadiran yang bukan sekadar administratif, tetapi yang benar-benar melindungi dan menyejahterakan.

“Kurangi bebannya masyarakat, pastikan income-nya naik, dan diiringi dengan edukasi secara terus-menerus. Kalau itu kita lakukan, yakin dan percaya bahwa negara ini hadir untuk betul-betul melindungi rakyatnya,” tegasnya.

Pernyataan itu menutup paparannya dengan nada optimis, sekaligus menegaskan bahwa jalan yang ditempuh memerlukan konsistensi dan kerja keras seluruh elegan partai.

Editor: Lia Putri


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar