Menyambut Ramadan dan Idulfitri, Telkom Indonesia kembali menggelar Safari Ramadan. Ini adalah bagian dari program Siaga RAFI 2026 mereka, yang tahun ini mengusung semangat "Hadir Tanpa Henti, Layani Sepenuh Hati." Intinya, kegiatan nasional ini fokus pada dua hal: menjaga kualitas layanan dan berbagi dengan masyarakat.
Rabu lalu, tepatnya tanggal 4 Maret 2026, Direktur Utama Telkom Dian Siswarini blusukan ke Semarang. Didampingi sejumlah petinggi regional, kunjungan kerjanya dimulai dari GraPARI Pahlawan. Di sana, Dian tak cuma melihat dari jauh. Ia turun langsung, menyapa pelanggan, dan mengecek berbagai fasilitas digital terbaru.
Mulai dari smart greeter yang menyambut pengunjung, sistem registrasi prepaid dengan face recognition, hingga device corner yang lengkap. Tujuannya jelas: memastikan semua kebutuhan pelanggan bisa terlayani dengan baik.
Selanjutnya, rombongan menuju Posko Siaga RAFI di Integrated Operation Center (IOC) Semarang. Posko inilah yang akan jadi pusat pemantauan jaringan selama puncak momen Ramadan dan Lebaran nanti. Menurut perkiraan internal Telkom, trafik layanan digital tahun ini diprediksi naik sekitar 9,2 persen dibanding tahun lalu. Lonjakan yang tidak main-main.
Nah, untuk mengantisipasi hal itu, berbagai langkah sudah disiapkan. Penguatan kapasitas infrastruktur, optimalisasi sistem monitoring, sampai pembentukan satgas khusus. Yang menarik, sebanyak 13.700 personel mulai dari teknisi hingga staf posko akan berjaga 24 jam selama periode kritis, yaitu dari 13 hingga 30 Maret 2026. Mereka juga sudah melakukan uji kesiapan jaringan untuk memastikan semuanya siap.
“Momentum Ramadan dan Idulfitri selalu diikuti dengan peningkatan kebutuhan komunikasi dan layanan digital,” ujar Dian Siswarini.
Ia menambahkan, “Saya mengapresiasi dedikasi seluruh personel satgas dan posko Siaga RAFI TelkomGroup yang siap mengawal operasional layanan selama Ramadan hingga Idulfitri demi memastikan konektivitas tetap terjaga bagi masyarakat.”
Kegiatan di Semarang tak berhenti di situ. Dian juga menggelar pertemuan internal dengan karyawan Telkom Regional III. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan perkembangan transformasi perusahaan lewat strategi TLKM 30. Pertemuan semacam ini jadi ajang penting untuk menyelaraskan strategi sekaligus mendengar aspirasi dari lapangan.
Di sisi lain, Safari Ramadan juga punya dimensi sosial. Melalui program Telkom Berbagi, perusahaan menyalurkan bantuan senilai total Rp2 miliar. Bantuan itu berupa perangkat dan konektivitas internet untuk 50 madrasah, sekolah, dan pesantren. Tak lupa, santunan juga diberikan kepada 1.000 anak yatim, serta masyarakat duafa dan penyandang disabilitas.
“Ramadan selalu menjadi momen yang penuh makna untuk mempererat kebersamaan dan kepedulian,” kata Dian.
“Semoga berbagai inisiatif yang dihadirkan TelkomGroup dalam rangkaian Safari Ramadan ini dapat membawa manfaat bagi masyarakat, serta turut menghadirkan ketenangan dan kebahagiaan bagi keluarga-keluarga Indonesia dalam menyambut hari kemenangan.”
Jadi, selain memastikan jaringan tetap lancar, Telkom juga berupaya menyebarkan manfaat di bulan yang penuh berkah ini. Kick-off resmi Posko Siaga RAFI sendiri rencananya akan digelar Jumat, 6 Maret 2026, sebagai tanda komitmen mereka mengawal konektivitas nasional hingga hari raya.
Artikel Terkait
Puan Maharani Ingatkan Pemerintah Antisipasi Dampak Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi
Prabowo Bahas Pertahanan dan Kemitraan dengan AS dalam Pertemuan Tertutup
Ekspor Teknologi Hijau China Melonjak di Tengah Gejolak Harga Minyak Global
Polisi Korea Selatan Ajukan Surat Penangkapan untuk Bang Si-Hyuk, Pendiri Hybe, Terkait Dugaan Penipuan Investor