Dugaan itu kian kuat karena A menghilang begitu saja pasca-kejadian. Ke mana dia pergi, tak ada yang tahu.
"Barang bukti dan sejumlah kesaksian yang kami kumpulkan, semuanya mengarah ke A," kata Imam pada Selasa (27/1).
Pelacakan polisi kemudian membuahkan hasil. Jejak digital dan informasi warga menuntun mereka ke Gunung Kidul.
Posisi terakhir A terpantau setelah dia mengunggah sebuah foto. Uniknya, dalam foto itu terlihat dia menitipkan sepeda motor beserta sebuah tas kepada seorang warga, yang berinisial R.
"Dia bilang mau melakukan perjalanan jauh. Motor dan tasnya dititipkan, minta diserahkan ke polisi," jelas Imam, merinci informasi yang diterima dari warga setempat.
Polisi pun menyita barang titipan itu. Isi tasnya membuat bulu kudu merinding: sebuah kapak dan dua buah kunci gembok.
"Kami menduga barang-barang itulah yang digunakan pelaku. Dari Gunung Kidul kami dapatkan pisau dan kapak sebagai barang bukti," pungkasnya.
Pencarian kini berfokus pada dua hal: menemukan A, hidup atau mati, dan menyambung setiap titik yang masih gelap dalam kasus yang menyedihkan ini.
Artikel Terkait
Pramono Anung Larang Atap Seng untuk Rumah Baru di Jakarta
Pemerintah Pacu Pembentukan Badan Pengawas Data Pribadi, Targetkan Perpres 2026
Sepuluh Ribu Rupiah yang Tak Terbeli: Ketika Sebatang Pena Menjadi Harga Sebuah Nyawa
HNW Pertanyakan Nasib Kampung Haji dalam RKAT BPKH 2026