Kejadiannya pada Kamis siang lalu. Menurut informasi yang beredar, pemicu tragedi ini sederhana sekaligus menyayat hati: si anak kecewa karena tak kunjung dibelikan buku tulis dan pulpen untuk sekolah.
Malam sebelum kejadian, YBS memang meminta uang pada ibunya untuk keperluan itu. Tapi permintaan polosnya tak bisa dituruti. Keadaan ekonomi keluarga mereka benar-benar sulit.
Kepala Desa Naruwolo, Dion Roa, mencoba menjelaskan kondisi keluarganya. Sang ibu harus menanggung hidup lima anak sendirian. Ayah si anak sudah lama pergi, pisah sekitar sepuluh tahun yang lalu. Beban hidup yang dipikulnya sangat berat.
"Hidupnya susah,"
Artikel Terkait
BMKG Prakirakan Hujan Guyur Sulawesi Selatan Sepanjang Hari Minggu
BRIN Prediksi El Nino Godzilla dan IOD Positif Ancam Ketahanan Pangan 2026
BMKG Prakirakan Hujan Guyur Hampir Seluruh Sulawesi Selatan Minggu Depan
Video Keributan di Tempat Biliar Seret Nama Finalis Puteri Indonesia 2024