“Saya baru pulang dari Aceh dengan Pak Wiyagus ini, kami menengok tempat bencana di Aceh Tamiang, langsung dari turun pesawat, langsung kita ke sini [rumah duka],” tandasnya.
Keprihatinannya terasa begitu dalam. Bagi Tito, sosok Jenderal Hoegeng adalah panutan yang selalu menginspirasi. Begitu pula dengan almarhumah Meriyati. Ia dikenal sebagai sosok pendamping yang kuat dan kerap diundang dalam acara-acara penting Polri. Figurnya menjadi inspirasi nyata bagi segenap jajaran.
Di akhir sambangnya, Mendagri menyampaikan harapan. Ia berdoa agar almarhumah ditempatkan di sisi terbaik Sang Pencipta. Sebuah penghormatan terakhir untuk seorang perempuan yang telah menyaksikan dan melewati begitu banyak zaman.
Artikel Terkait
Gempa Magnitudo 2,1 Guncang Bogor, Tak Ada Laporan Kerusakan
Verdonk Picu Ketegangan dengan Greenwood, Lille Menang atas Marseille
Bripka Septian Gugur Saat Amankan Mudik di Pekalongan
Kemenhub Imbau Pemudik Manfaatkan WFA untuk Hindari Puncak Arus Balik 24 Maret