Kasus Jeffrey Epstein memang tak pernah kehabisan cerita. Sang pemodal itu dituduh mengeksploitasi anak-anak muda, bahkan yang masih di bawah umur, dengan memanfaatkan rumah-rumah mewah dan pesawat pribadinya yang terkenal dengan julukan "Lolita Express". Semua itu, katanya, untuk mengadakan pesta-pesta seks.
Dari sekian banyak korban, Virginia Giuffre mungkin yang paling vokal bersuara. Dia mengaku mengalami grooming dan pelecehan oleh Epstein saat masih remaja. Menurut pengakuannya, pertemuannya dengan Ghislaine Maxwell terjadi saat ia bekerja sebagai asisten di ruang loker resor Mar-a-Lago milik Trump di Florida. Maxwell kemudian menawarkannya pekerjaan sebagai "terapis" untuk Epstein. Giuffre punya dugaan kuat, dirinya dijual kepada Epstein dan klien-kliennya.
Epstein sendiri tak pernah menghadapi persidangan. Dia ditemukan meninggal di sel penjaranya pada 10 Agustus 2019, saat menunggu proses hukum. Pemeriksaan resmi menyimpulkan kematiannya sebagai bunuh diri.
Namun begitu, skandal ini terus bergulir dan menyeret banyak nama besar. Tokoh politik, pebisnis papan atas, hingga figur hiburan dunia. Bahkan seorang kepala negara, Donald Trump, juga kerap disebut-sebut.
Gelombang Dokumen: Dari Trump Hingga Musk Terbuka
Baru-baru ini, Kementerian Kehakiman AS melepas jutaan lembar dokumen terkait Epstein. Rilis yang terjadi Jumat (30/1) waktu setempat itu memuat lebih dari 3 juta halaman, ditambah ribuan video dan gambar. Jaringannya terlihat sangat luas.
Nama Elon Musk muncul, disebutkan pernah menanyakan soal sebuah pesta kepada Epstein. Tapi Musk langsung membantah, tegas menyatakan dirinya tak pernah hadir dalam acara apa pun yang digelar terpidana itu.
Selain Musk, ada Kevin Warsh, calon pimpinan Federal Reserve yang diusulkan Trump. Namanya tercatat sebagai salah satu yang diundang ke pesta Natal Epstein. Tapi, apakah dia benar-benar datang? Itu masih belum jelas.
Figur-fitur lama seperti mantan Presiden Bill Clinton dan mantan Menteri Keuangan Larry Summers kembali muncul. Keduanya sudah berulang kali menyatakan penyesalan atas hubungan mereka dengan Epstein dan membantah terlibat pelanggaran.
Yang cukup mengejutkan, Bill Gates juga disebut. Dokumen itu mengindikasikan miliarder teknologi tersebut tertular penyakit menular seksual dari 'gadis-gadis Rusia' saat berkunjung ke pulau pribadi Epstein, Little Saint James. Draf email Epstein bahkan menyebut Gates diam-diam mencari antibiotik setelah kejadian itu.
Artikel Terkait
Sekretaris Kabinet Bantah Isu Prabowo Terbang dengan Dua Pesawat Kenegaraan
Klaim PPATK Soat Penurunan Judi Online Dihadang Tanda Tanya Anggota DPR
Presiden Prabowo Gelar Pertemuan Strategis dengan 50 Tokoh Islam di Istana
Kim Jong-un Buka Peternakan Modern, Sinyal Transformasi Desa Korea Utara