James Whitaker, seorang pria Amerika berusia 34 tahun, punya pilihan sulit di depan hakim. Bayangkan saja: mengembalikan uang $300.000 atau mendekam di penjara selama setahun penuh. Dan dia memilih yang terakhir. Keputusannya ini, jujur saja, bikin geleng-geleng kepala.
Semua berawal dari sebuah kekeliruan yang cukup fantastis. Perusahaan bernama Unity Financial tanpa sengaja mentransfer dana sebesar $1,1 juta sekitar Rp 17,4 miliar ke rekening pribadi Whitaker. Bukan jumlah yang sedikit, bukan?
Namun begitu, alih-alih memberi tahu bank atau perusahaan soal uang yang bukan haknya itu, pria ini memilih jalan lain. Uang sebesar itu dia gunakan untuk hidup enak: berbelanja, jalan-jalan, dan tentu saja, membantu sanak keluarganya. Hal itu berlangsung selama beberapa bulan sebelum akhirnya ketahuan oleh otoritas federal.
Pihak berwenang berhasil menyita kembali sekitar $800.000. Tapi, masih ada sisa $300.000 yang entah kemana. Di sinilah hakim memberinya ultimatum yang terdengar ekstrem: kembalikan sisa uang itu, atau terima hukuman satu tahun penjara.
Artikel Terkait
Pompa Raksasa di Daan Mogot Dijanjikan Tuntaskan Banjir pada 2027
Rita Pasaraya Cilacap Hangus Dilahap Si Jago Merah, Diduga Bermula dari Korsleting
Prabowo Undang Ormas Islam Bahas Peran Indonesia di Dewan Perdamaian
Pujian Pakar AS untuk Program Makan Gratis Prabowo Berbanding Terbalik dengan Polemik Dalam Negeri