Rita Pasaraya Cilacap Ludes Terbakar, Diduga Bermula dari Korsleting
Malam itu, suasana di sekitar Rita Pasaraya Cilacap tiba-tiba berubah kacau. Kepulan asap tebal membubung tinggi, disusul jerit dan teriakan warga. Kebakaran besar telah terjadi, tepatnya pada Senin (2/2) malam. Menurut informasi awal, biang keroknya diduga kuat adalah korsleting listrik.
Kapolresta Cilacap, Kombes Pol Budi Adhy Buono, mengonfirmasi bahwa timnya langsung turun tangan. Satreskrim bersama Tim Inafis Polresta Cilacap segera melakukan olah TKP untuk mengungkap titik awal dan penyebab pasti si jago merah.
"Berdasarkan hasil sementara, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik dan masih dilakukan pendalaman lebih lanjut,"
Demikian penjelasan Budi kepada media, Selasa (3/2). Ia menambahkan, proses penyelidikan masih terus berjalan untuk memastikan segala detailnya.
Semua berawal sekitar pukul 22.11 WIB. Seorang petugas keamanan yang berjaga di dekat sebuah bank di lokasi itu adalah orang pertama yang melihat sesuatu yang tak biasa. Asap mulai mengepul dari sebuah lorong sempit yang memisahkan Rita Pasaraya Cilacap dan Ruko Roti Inyonge. Dalam sekejap, warga sekitar pun berhamburan. Mereka yang melihat langsung segera melaporkan kejadian itu ke Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Cilacap.
"Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut segera berdatangan dan melaporkannya,"
tutur Budi, menggambarkan kepanikan yang sempat terjadi di lokasi.
Petugas pemadam dan personel kepolisian pun dikerahkan secara besar-besaran. Tapi api ternyata lebih bandel. Api terus membesar, tak mudah ditaklukkan. Hampir dua jam kemudian, sekitar pukul 00.05 WIB, kobaran api sudah merembet dan melahap tiga ruko di sekitarnya. Sport Station, Sushi Reato, dan Toko Bolde ikut menjadi korban.
Perjuangan memadamkan api berlangsung alot. Butuh kerja sama dari banyak pihak. Barulah, setelah upaya intensif yang dilakukan secara bersama-sama, si jago merah akhirnya berhasil dikalahkan sepenuhnya sekitar pukul 03.00 WIB. Syukurlah, api berhasil dikendalikan dan tidak sampai menjalar ke permukiman padat penduduk di sekelilingnya.
"Setelah upaya pemadaman intensif yang dilakukan secara bersama-sama oleh petugas pemadam kebakaran, kepolisian, dan instansi terkait, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 03.00 WIB dan tidak menjalar ke permukiman warga,"
ungkap Kapolresta.
Di tengah musibah yang merugikan materi besar ini, ada satu kabar baik yang disampaikan pihak kepolisian. Budi memastikan bahwa dalam insiden mencekam itu, tidak ada korban jiwa yang berjatuhan.
"Tidak ada korban jiwa,"
katanya tegas.
Meski begitu, kerugian materiil yang diderita tentu tidak kecil. Saat ini, perhitungan kerugian masih dilakukan oleh pihak manajemen Rita Pasaraya Cilacap. Puing-puing bangunan dan barang yang hangus menjadi saksi bisu betapa dahsyatnya kebakaran malam itu.
Artikel Terkait
Jembatan dan Jalan Penghubung Dua Kecamatan di Bandung Barat Ambles Akibat Hujan Deras
Mobil Boks Terguling di Jalur Banjar-Pangandaran, Sopir Terjebak Dua Jam
Kericuhan Usai Persib Kalahkan Bhayangkara, Suporter Lempar Flare ke Arah Steward
Shakhtar Donetsk Jamu Crystal Palace di Semifinal Conference League di Polandia Akibat Perang