Suara itu datang dari arah rumah pasutri itu. Beberapa warga yang penasaran dan khawatir pun mendatanginya. Apa yang mereka lihat sungguh mengerikan.
Kedua korban sudah tergeletak tak bergerak di lantai. Tangannya masih memegang erat kawat jemuran itu. Dugaan kuat, mereka tersengat aliran listrik yang mungkin bocor ke kawat tersebut.
Spontan, suasana jadi riuh. “Matikan listriknya!” teriak salah seorang saksi, panik. Warga yang lain langsung bergerak cepat. Mereka memutus aliran listrik ke rumah itu, termasuk di meterannya.
Sayangnya, upaya itu sudah terlambat. Seorang tenaga kesehatan yang kebetulan tinggal di dekat situ segera dipanggil untuk memeriksa. Hasilnya, tidak ada tanda-tanda kehidupan. Untuk kepastian lebih lanjut, jenazah kemudian dibawa ke RSU Rajawali Citra di Potorono.
“Saat ditemukan kondisinya sudah meninggal dan memegang kawat beraliran listrik,” pungkas Iptu Rita, mengonfirmasi gambaran pilu itu.
Artikel Terkait
Ribuan Aplikasi Pemerintah, Siapa yang Tersesat di Rimba Digital?
Rita Pasaraya Cilacap Ludes Dilahap Api, Pemadaman Berlanjut hingga Dini Hari
Di Balik Senyum Kampus: Saat Kekuatan Lahir dari Keberanian untuk Lelah
Rindu yang Tertinggal di Stasiun Bandung