Polisi langsung bergerak cepat. Tim gabungan dari Polres Situbondo berhasil menangkap Taufik. Dari tangan pelaku, disita sejumlah barang bukti yang cukup mengerikan: mulai dari pisau, celurit, parang, sampai potongan kayu. Barang-barang itulah yang dia gunakan untuk meneror warga.
Adegan sempat memanas saat pelaku hendak dibawa ke mobil patroli. Puluhan warga yang geram dan tidak terima dengan ulah Taufik nyaris main hakim sendiri. Mereka melayangkan bogem mentah, meski pelaku sudah dalam kawalan ketat aparat. Suasana jadi tegang seketika.
AKP Agung menjelaskan, saat ini Taufik sedang menjalani pemeriksaan intensif. Tanpa banyak basa-basi, pelaku langsung dijebloskan ke ruang tahanan untuk mempertanggungjawabkan semua perbuatannya.
"Setelah menganiaya istrinya, dia keluar jalan. Sepanjang perjalanan itu dia melakukan beberapa hal. Masuk ke toko Madura, minta tolong tapi malah merusak. Lalu lari masuk ke tempat PS dan menganiaya orang di situ. Dia jalan lagi ke warung kopi, mengambil motor orang lain. Datang ke kerabatnya tapi tidak bisa dibantu, akhirnya pergi ke orang tuanya,"
tutur Agung merinci rentetan kejadian yang kacau dan penuh kekerasan itu.
Artikel Terkait
Polisi Ringkus Komplotan Pencuri Motor yang Beraksi Puluhan Kali di Makassar dan Gowa
Kementan Genjot Mitigasi Kemarau untuk Jaga Produktivitas Perkebunan
Real Madrid Hancurkan Manchester City, VinÃcius Balas Sindiran Suporter
Nyepi 2026 Jatuh pada 19 Maret, Diawali Rangkaian Ritual Sakral