Polisi langsung bergerak cepat. Tim gabungan dari Polres Situbondo berhasil menangkap Taufik. Dari tangan pelaku, disita sejumlah barang bukti yang cukup mengerikan: mulai dari pisau, celurit, parang, sampai potongan kayu. Barang-barang itulah yang dia gunakan untuk meneror warga.
Adegan sempat memanas saat pelaku hendak dibawa ke mobil patroli. Puluhan warga yang geram dan tidak terima dengan ulah Taufik nyaris main hakim sendiri. Mereka melayangkan bogem mentah, meski pelaku sudah dalam kawalan ketat aparat. Suasana jadi tegang seketika.
AKP Agung menjelaskan, saat ini Taufik sedang menjalani pemeriksaan intensif. Tanpa banyak basa-basi, pelaku langsung dijebloskan ke ruang tahanan untuk mempertanggungjawabkan semua perbuatannya.
"Setelah menganiaya istrinya, dia keluar jalan. Sepanjang perjalanan itu dia melakukan beberapa hal. Masuk ke toko Madura, minta tolong tapi malah merusak. Lalu lari masuk ke tempat PS dan menganiaya orang di situ. Dia jalan lagi ke warung kopi, mengambil motor orang lain. Datang ke kerabatnya tapi tidak bisa dibantu, akhirnya pergi ke orang tuanya,"
tutur Agung merinci rentetan kejadian yang kacau dan penuh kekerasan itu.
Artikel Terkait
Mediasi Berhasil Atasi Aduan Jemaah Umrah soal Fasilitas Hotel
Guru Honorer Yogya Bergaji Rp500 Ribu, DPRD Ingatkan Bahaya Program Makan Gratis
Nadiem Jalani Sidang Korupsi Laptop Chromebook dengan Kondisi Kesehatan Terbatas
Alissa Wahid: Dewan Perdamaian Trump Hanya Ilusi bagi Palestina