Prabowo Buka Pintu Istana untuk Wajah-Wajah Kritis

- Senin, 02 Februari 2026 | 10:50 WIB
Prabowo Buka Pintu Istana untuk Wajah-Wajah Kritis

Pertemuan tertutup yang digelar Presiden Prabowo Subianto dengan sejumlah tokoh akhir-akhir ini menarik perhatian. Bukan dengan menteri atau kolega partai, melainkan dengan wajah-wajah yang selama ini justru kerap berada di luar lingkaran kekuasaan, bahkan beberapa di antaranya dikenal kritis. Langkah ini, tak pelak, langsung memantik beragam tafsir di kalangan pengamat politik.

Beberapa nama yang hadir memang cukup mengejutkan. Sebut saja mantan Pimpinan KPK Abraham Samad, atau mantan Kabareskrim Susno Duadji. Ada juga peneliti BRIN Prof. Dr. Siti Zuhro. Kehadiran mereka dalam forum tertutup istana jelas bukan hal yang biasa.

Meski begitu, pihak istana tampaknya berusaha meredam kesan bahwa ini adalah pertemuan dengan "oposisi". Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi membantah sebutan itu. Menurutnya, yang diundang semata adalah tokoh-tokoh berkapasitas dan kompeten untuk berdiskusi dengan presiden. Titik.

Lalu, apa yang sebenarnya dibicarakan di balik pintu tertutup itu?

Menurut pengamat politik Adi Prayitno yang membahasnya di kanal YouTube-nya, isu-isu yang diangkat ternyata cukup berat. Abraham Samad, misalnya, dikabarkan menyoroti komitmen pemerintah soal supremasi hukum dan pemberantasan korupsi. Bahasannya sampai ke upaya penyelamatan aset negara dari cengkeraman oligarki. Sementara itu, Siti Zuhro membawa wacana panas soal pemilihan kepala daerah oleh DPRD isu yang belakangan ramai diperdebatkan karena soal ongkos politik dan demokrasi di tingkat lokal.

Adi Prayitno sendiri mengapresiasi langkah Prabowo ini.


Halaman:

Komentar