Di sisi lain, laporan dari tanah Gaza sendiri sungguh memilukan. Serangan udara Sabtu itu konon menewaskan sedikitnya 32 warga Palestina. Angka yang pahit, karena mayoritas dari mereka adalah anak-anak dan perempuan.
Badan Pertahanan Sipil Gaza mengonfirmasi hal ini pada Minggu (1/2).
Juru bicara mereka, Mahmud Bassal, memberikan gambaran yang lebih jelas tentang sasaran serangan. Menurutnya, serangan itu tidak memilih-milih.
Ucapan Bassal itu menggambarkan sebuah serangan yang menyebar, menghantam tempat-tempat yang seharusnya menjadi ruang aman bagi warga sipil. Situasi di Gaza, sekali lagi, memanas dengan cepat.
Artikel Terkait
Polisi Ringkus Komplotan Pencuri Motor yang Beraksi Puluhan Kali di Makassar dan Gowa
Kementan Genjot Mitigasi Kemarau untuk Jaga Produktivitas Perkebunan
Real Madrid Hancurkan Manchester City, VinÃcius Balas Sindiran Suporter
Nyepi 2026 Jatuh pada 19 Maret, Diawali Rangkaian Ritual Sakral