Di sisi lain, laporan dari tanah Gaza sendiri sungguh memilukan. Serangan udara Sabtu itu konon menewaskan sedikitnya 32 warga Palestina. Angka yang pahit, karena mayoritas dari mereka adalah anak-anak dan perempuan.
Badan Pertahanan Sipil Gaza mengonfirmasi hal ini pada Minggu (1/2).
Juru bicara mereka, Mahmud Bassal, memberikan gambaran yang lebih jelas tentang sasaran serangan. Menurutnya, serangan itu tidak memilih-milih.
Ucapan Bassal itu menggambarkan sebuah serangan yang menyebar, menghantam tempat-tempat yang seharusnya menjadi ruang aman bagi warga sipil. Situasi di Gaza, sekali lagi, memanas dengan cepat.
Artikel Terkait
Bocor Rp155 Triliun, Devisa Negara Tersedot Ekspor Emas Ilegal
Anies Baswedan Ajak Pengawal Sipil Foto Bareng Saat Makan di Warung
Durian Jadi Senjata Diplomasi: Bagaimana Buah Berduri Kuasai Pasar Tiongkok dan Pererat Hubungan ASEAN
Gempa 3,5 SR Guncang Karangasem, Getaran Terasa Sampai ke Dalam Rumah