Lembong menjabat Menteri Perdagangan 2015-2016 dan Kepala BKPM 2016-2019 era Jokowi.
"Apalagi menyebut kata ayahnya mas Gibran, melanggar etika profesional. Padahal paslon satu seringkali bicara tentang etika," kata Budiman dalam keterangan tertulis, Senin (22/1).
Pada debat keempat Pilpres 2024 kemarin, Gibran kerap menyinggung nama Lembong (Instagram@tomlembong)
Budiman menilai Lembong tak sepatutnya melontarkan pernyataan demikian ke khalayak umum. Menurutnya itu bisa membuat seluruh pihak menjadi tidak nyaman. Ia menyebut tugas dari seorang menteri memang memberi masukan kepada presiden.
Budiman mengakui presiden memang tidak lah menguasai semua hal secara rinci. Oleh karenanya, presiden tetap membutuhkan bantuan menteri-menterinya.
"Ketidaketisan secara profesional ini akan membuat tidak nyaman bos lamanya, maupun bos barunya. Karena itu akan berpotensi terjadi dengan mereka. Ini soal etika yang sering yang selalu dibicarakan Pak Anies dan Cak Imin," ucapnya.
Selain itu, Budiman pun mengatakan 'contekan' yang disebut Lembong ini tak bisa disamakan dengan contekan yang dibacakan Cak Imin di dalam debat kemarin.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: jakarta.suaramerdeka.com
Artikel Terkait
Royce ONeale Bawa Phoenix Suns Kalahkan Lakers di Detik Terakhir
Polisi Tangkap Pria di Sinjai Timur Diduga Aniaya Tetangga Gara-gara Sapi Masuk Kebun
LPDP Tegaskan Awardee Wajib Jaga Nama Baik Indonesia dan Kembali untuk Mengabdi
Levis Ajak Konsumen Bijak Gunakan THR untuk Belanja Fashion yang Awet