kata Prasetyo di Jakarta, sehari setelah pertemuan.
Menurut Prasetyo, Prabowo memang membuka ruang dialog seluas-luasnya. Presiden membeberkan program prioritasnya dan sekaligus menerima masukan dari berbagai pihak untuk kemajuan Indonesia.
Lantas, siapa saja tokoh yang hadir? Deretannya cukup berwarna. Mulai dari Peneliti Utama Politik BRIN, Profesor Siti Zuhro, mantan Kabareskrim Susno Duadji, hingga mantan Ketua KPK Abraham Samad. Said Didu sendiri juga ada di dalam daftar itu.
Prasetyo menyebut diskusi yang terjadi cukup cair dan spesifik. Misalnya, dengan Siti Zuhro membahas masalah kepemiluan, sementara dengan Susno Duadji lebih banyak menyoroti penegakan hukum.
jelasnya.
Pertemuan selama hampir empat jam itu, setidaknya dari yang diungkapkan, lebih menyerupai sebuah konsultasi terbuka. Sebuah upaya untuk mendengar langsung suara dari luar istana, sebelum langkah-langkah strategis diambil.
Artikel Terkait
Polisi Ringkus Komplotan Pencuri Motor yang Beraksi Puluhan Kali di Makassar dan Gowa
Kementan Genjot Mitigasi Kemarau untuk Jaga Produktivitas Perkebunan
Real Madrid Hancurkan Manchester City, VinÃcius Balas Sindiran Suporter
Nyepi 2026 Jatuh pada 19 Maret, Diawali Rangkaian Ritual Sakral