kata Prasetyo di Jakarta, sehari setelah pertemuan.
Menurut Prasetyo, Prabowo memang membuka ruang dialog seluas-luasnya. Presiden membeberkan program prioritasnya dan sekaligus menerima masukan dari berbagai pihak untuk kemajuan Indonesia.
Lantas, siapa saja tokoh yang hadir? Deretannya cukup berwarna. Mulai dari Peneliti Utama Politik BRIN, Profesor Siti Zuhro, mantan Kabareskrim Susno Duadji, hingga mantan Ketua KPK Abraham Samad. Said Didu sendiri juga ada di dalam daftar itu.
Prasetyo menyebut diskusi yang terjadi cukup cair dan spesifik. Misalnya, dengan Siti Zuhro membahas masalah kepemiluan, sementara dengan Susno Duadji lebih banyak menyoroti penegakan hukum.
jelasnya.
Pertemuan selama hampir empat jam itu, setidaknya dari yang diungkapkan, lebih menyerupai sebuah konsultasi terbuka. Sebuah upaya untuk mendengar langsung suara dari luar istana, sebelum langkah-langkah strategis diambil.
Artikel Terkait
Trump Luncurkan Dewan Perdamaian untuk Gaza, Dunia Terbelah Antara Harapan dan Kecurigaan
Lokasi Buronan Korupsi Rp 1,98 Triliun Sudah Dipetakan Interpol Indonesia
Utang Puasa Menumpuk? Waspadai Denda Fidyah yang Bisa Tembus Jutaan Rupiah
Red Notice Interpol Mengekang Ruang Gerak Buronan Korupsi Riza Chalid