Kurir COD Luka Parah Dikeroyok di Cianjur, Bermula dari Kesalahpahaman
Seorang kurir paket bernama Abdul Qudus (24) harus dilarikan ke rumah sakit dengan luka parah di kepalanya. Ia menjadi korban pengeroyokan di Kampung Cinangka, Desa Mekarmulya, Cianjur, Jawa Barat. Kejadian ini, kata polisi, berawal dari hal yang sepele: sistem pembayaran COD.
Menurut Kapolsek Tanggeung, AKP Dedi Suryaman, saat itu Abdul mengantarkan paket dengan sistem bayar di tempat. Namun, si pemesan alias pelaku ternyata sedang tidak ada di rumah. Nah, di sinilah masalah mulai muncul.
"Korban mengingatkan, kalau sedang tidak ada di rumah, sebaiknya uangnya dititipkan saja supaya paket bisa diterima," kata Dedi kepada para wartawan.
Ucapan itu rupanya membuat pelaku tersinggung. Bukannya klarifikasi, yang terjadi justru sebaliknya. Tak lama setelah percakapan itu, pelaku bersama empat orang lainnya mendatangi Abdul Qudus. Situasi langsung memanas.
Artikel Terkait
Trump Luncurkan Dewan Perdamaian untuk Gaza, Dunia Terbelah Antara Harapan dan Kecurigaan
Lokasi Buronan Korupsi Rp 1,98 Triliun Sudah Dipetakan Interpol Indonesia
Utang Puasa Menumpuk? Waspadai Denda Fidyah yang Bisa Tembus Jutaan Rupiah
Red Notice Interpol Mengekang Ruang Gerak Buronan Korupsi Riza Chalid