Akibatnya, 15 siswa, seorang guru, dan pemandu wisata setempat mengalami luka-luka. Keadaan korban beragam. Sepuluh orang dengan cedera lebih seriah dilarikan ke RSUD Siak. Sementara tujuh lainnya, yang lukanya dinilai ringan, mendapat perawatan di Puskesmas Mempura.
Polisi langsung bergerak cepat. Lokasi kejadian segera diamankan. Garis polisi dipasang, TKP diolah, dan pencatatan korban serta saksi dilakukan. Koordinasi dengan pemerintah daerah juga langsung dijalin.
"Kami sudah minta bangunan ini ditutup sementara untuk umum," tegas Ade Irsyam Siregar.
Penutupan itu, lanjutnya, akan berlaku sampai ada pemeriksaan teknis dan perbaikan menyeluruh. Tujuannya jelas: memastikan keamanan pengunjung di masa datang. Bangunan tua itu kini sunyi, hanya dikelilingi pita kuning polisi, menunggu kepastian nasibnya.
Artikel Terkait
Polisi Ringkus Komplotan Pencuri Motor yang Beraksi Puluhan Kali di Makassar dan Gowa
Kementan Genjot Mitigasi Kemarau untuk Jaga Produktivitas Perkebunan
Real Madrid Hancurkan Manchester City, VinÃcius Balas Sindiran Suporter
Nyepi 2026 Jatuh pada 19 Maret, Diawali Rangkaian Ritual Sakral