Suasana haru tiba-tiba menyelimuti panggung Rakernas PSI 2026 di Makassar, Sabtu lalu. Kaesang Pangarep, sang Ketua Umum, tak kuasa menahan tangis saat akan menutup acara. Di depan ratusan kadernya, anak sulung Jokowi itu bahkan terpaksa menyerah. Kertas pidato di tangannya tak bisa dibaca, matanya sudah berkaca-kaca.
"Saya ini jujur sebenarnya harus membaca dari (kertas) pidato ini cuma saya enggak bisa, mohon maaf," ucap Kaesang dengan suara yang tertahan.
Spontan, riuh tepuk tangan dan sorakan memenuhi ruangan. Para kader partai bergambar gajah itu serempak meneriakkan namanya, berulang kali, seakan memberi semangat. "Kaesang! Kaesang!"
Setelah suasana sedikit reda, Kaesang kemudian menyampaikan satu janji yang tegas. Janji itu sederhana tapi punya bobot yang dalam bagi masa depan partainya.
"Cuma satu hal, cuma satu hal yang saya akan janjikan pada teman-teman semuanya, bahwa PSI akan menjadi partai yang sangat besar kemudian hari," tegasnya.
Ia melanjutkan dengan permohonan tolong yang tulus. "Saya minta tolong kerja samanya, semuanya, untuk bisa bekerja keras membantu saling gotong royong supaya cita-cita kita bisa tercapai."
Sebelum mengakhiri, Kaesang juga meminta doa untuk kesehatannya. Lalu, dengan nada penuh tekad, ia menutup pidato yang emosional itu. "Mari kita menangkan Pemilu di 2029 nanti."
Artikel Terkait
Jenazah Wagub Sulbar Tiba di Jakarta, Akan Dimakamkan di Kalibata
Rakornas 2026: Titik Temu Pusat dan Daerah untuk Pacu Indonesia Emas 2045
Kabel Semrawut di Trotoar Karet, Warga Waswas Setiap Melintas
Nishfu Syaban: Antara Anjuran dan Penolakan Ulama