AKBP Mukhamad Iskandarsyah dari Satreskrim Polres Jakarta Selatan berdiri di depan awak media Jumat lalu (30/1). Di Mapolres Metro Jaksel itu, ia membeberkan detail-detail terakhir pergerakan Lula Lahfah sebelum sang influencer ditemukan meninggal. Kronologinya cukup runut, dimulai dari Kamis malam (22/1) hingga jenazahnya ditemukan keesokan harinya di unit apartemennya di Kebayoran Baru.
Menurut sejumlah saksi dan pantauan CCTV, semuanya berawal Kamis sore itu. Pukul 15.19 WIB, Lula terlihat keluar dari apartemennya. Ia tak sendirian, melainkan bersama seorang teman, VA. Mereka naik lift lalu menuju sebuah kafe.
Iskandar menambahkan, timnya kemudian menelusuri lebih lanjut. Ternyata tujuan mereka adalah sebuah kafe di Jalan Gunawarman, masih di wilayah Jakarta Selatan.
Kamis (22/1) 17.41 WIB
Setelah menghabiskan waktu sekitar dua jam lebih, mereka berdua keluar dari kafe. Lula kemudian mengemudikan mobil pribadinya yang berwarna hitam, kembali ke apartemen. CCTV menangkap mereka tiba dan naik ke lantai tempat Lula tinggal. Masih berdua.
19.37 WIB
Tak lama bersantai, Lula kembali keluar. Kali ini, temannya berbeda. Ia terlihat bersama seorang perempuan lain, inisial C. Mereka turun ke basement.
Rupanya, tujuan mereka adalah rumah sakit. Polisi mengaku telah memeriksa rekam medis dan bukti pembayaran yang menguatkan bahwa Lula melakukan pengobatan di salah satu rumah sakit di Jaksel. Keterangan dari C pun sejalan dengan bukti itu.
Sementara Lula pergi, ada aktivitas lain di apartemen. Asisten Rumah Tangga (ART) Lula, berinisial A, turun ke lobi. Ia mengambil sebuah bungkusan titipan.
23.51 WIB
Malam semakin larut. Sang ART sudah kembali ke unit. Tak lama kemudian, Lula dan C pun pulang dari rumah sakit. Mereka kembali ke apartemen. Setelah itu, tak ada lagi aktivitas Lula yang terekam CCTV hingga tengah malam.
Jumat (23/1)
Hari berikutnya, suasana terasa berbeda. Pagi itu, Lula tidak terlihat melakukan rutinitas olahraganya seperti biasa. Hal ini mulai menimbulkan kecurigaan sang ART.
17.37 WIB
Kecurigaan itu memuncak saat pintu kamar Lula terkunci dari dalam dan tidak ada respon sama sekali terhadap panggilan. Sang ART pun turun ke lobi untuk minta tolong.
Artikel Terkait
Jenazah Wagub Sulbar Tiba di Jakarta, Akan Dimakamkan di Kalibata
Rakornas 2026: Titik Temu Pusat dan Daerah untuk Pacu Indonesia Emas 2045
Kabel Semrawut di Trotoar Karet, Warga Waswas Setiap Melintas
Nishfu Syaban: Antara Anjuran dan Penolakan Ulama