Di lobi, ART tersebut bertemu dengan security apartemen, saksi Y.
17.43 WIB
Mereka berdua naik untuk memeriksa. Pintu masih tak bisa dibuka. Akhirnya, mereka memanggil bantuan engineer apartemen.
17.47 WIB
Inilah momen kritisnya. Karena terkunci dari dalam, engineer terpaksa membuka paksa pintu kamar Lula.
Panik merebak. ART dan sopir pribadi Lula, R, langsung menghubungi teman-teman terdekat almarhumah.
18.14 WIB
Dua teman Lula, VA dan C, bergegas kembali ke apartemen. Mereka mendapati Lula sudah terbaring di atas tempat tidur. Situasi semakin kalut. Salah satu saksi kemudian menghubungi pacar Lula, Reza Arap dari Weird Genius, memberitahu kondisi yang terjadi.
19.13 WIB
Reza Arap datang. Ia tidak sendiri; seorang dokter kenalan C turut serta. Mereka naik lift menuju unit Lula.
Setelah diperiksa, dokter tersebut menyatakan Lula telah meninggal dunia.
21.20 WIB
Ambulans akhirnya dipanggil. Jenazah Lula dibawa keluar menggunakan lift barang, didampingi oleh Reza Arap, menuju Rumah Sakit Fatmawati.
Berdasarkan penyelidikan, polisi menyimpulkan tidak ada unsur pidana dalam kasus ini. Keluarga juga tidak menghendaki autopsi. Akhirnya, penyelidikan pun ditutup.
Namun begitu, ada satu temuan di tempat kejadian: sebuah kaleng Whip Pink yang sudah kosong. Setelah dicek, produk sejenis diketahui mengandung zat N2O. Temuan ini menjadi catatan tersendiri dalam laporan akhir polisi.
Artikel Terkait
Jenazah Wagub Sulbar Tiba di Jakarta, Akan Dimakamkan di Kalibata
Rakornas 2026: Titik Temu Pusat dan Daerah untuk Pacu Indonesia Emas 2045
Kabel Semrawut di Trotoar Karet, Warga Waswas Setiap Melintas
Nishfu Syaban: Antara Anjuran dan Penolakan Ulama