"Saya akan bekerja keras, mati-matian untuk anak, mantu, cucu, dan keluarga saya."
Kalimat itu menggelinding, tegas, penuh komitmen. Tapi, coba kita lihat lagi. Benar-benar lihat.
Kalian masih aja percaya? Masih aja mau ditipu? Habis-habisan berjuang di bawah, keringat bercucuran, tenaga terkuras, tapi yang nikmatin hasilnya siapa? Ya, mereka yang di atas.
Untuk yang di bawah, ya dikasih yang receh-receh saja. Jabatan kecil yang terdengar mentereng tapi tak punya kuasa. Amplop yang tebalnya cuma cukup buat bayar listrik sebulan. Bantuan sembako yang datang pas pilkaya. Atau proyek-proyek kecil yang bikin sibuk, tapi untungnya cuma numpang lewat.
Artikel Terkait
Gelombang Mundur di OJK dan BEI, Isu Free Float Diduga Jadi Pemicu
Kaesang Menangis di Panggung Rakernas, Janjikan PSI Akan Jadi Partai Besar
Botol Pink Kosong dan Misteri N2O dalam Kasus Lula Lahfah
Polisi Ungkap Kronologi Terakhir Lula Lahfah, dari Kafe hingga Ditemukan Meninggal