"Saya akan bekerja keras, mati-matian untuk anak, mantu, cucu, dan keluarga saya."
Kalimat itu menggelinding, tegas, penuh komitmen. Tapi, coba kita lihat lagi. Benar-benar lihat.
Kalian masih aja percaya? Masih aja mau ditipu? Habis-habisan berjuang di bawah, keringat bercucuran, tenaga terkuras, tapi yang nikmatin hasilnya siapa? Ya, mereka yang di atas.
Untuk yang di bawah, ya dikasih yang receh-receh saja. Jabatan kecil yang terdengar mentereng tapi tak punya kuasa. Amplop yang tebalnya cuma cukup buat bayar listrik sebulan. Bantuan sembako yang datang pas pilkaya. Atau proyek-proyek kecil yang bikin sibuk, tapi untungnya cuma numpang lewat.
Artikel Terkait
Panen Raya Majalengka Capai 11,5 Ton per Hektare, Stok Beras Nasional Dipastikan Surplus
Dua Turis Asing Pembuat Konten Porno Viral Berjaket Ojol Digagalkan Kabur di Bandara Bali
Dua Pemudik Motor Terluka dalam Kecelakaan di Jalur Padat Cirebon
Polisi Ungkap Jaringan Konten Dewasa WNA di Bali, Pelaku Pakai Jaket Ojol untuk Viral