Washington kembali dilanda kebuntuan. Pemerintah federal Amerika Serikat memasuki fase shutdown sebagian mulai Sabtu dini hari, setelah para anggota Kongres gagal mencapai kata sepakat soal anggaran tahun fiskal 2026. Tenggat waktu tengah malam pun berlalu tanpa ada kesepakatan.
Ketegangan politik yang sudah memanas ternyata berimbas langsung ke ruang sidang. Pemicunya adalah insiden berdarah di Minneapolis, di mana dua demonstran tewas ditembak agen imigrasi federal. Partai Demokrat langsung berang. Akibatnya, pembahasan tambahan dana untuk Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) pun mandek total.
Dick Durbin, Wakil Pemimpin Minoritas Senat dari Partai Demokrat, tak menyembunyikan kegeramannya. Lewat sebuah unggahan di media sosial, ia menyoroti aksi pemerintah.
“Alih-alih memburu penyelundup narkoba, predator anak, dan pelaku perdagangan manusia, pemerintahan Trump justru menyia-nyiakan sumber daya dengan menargetkan demonstran damai di Chicago dan Minneapolis,” tulisnya.
“Pemerintahan ini terus membuat warga Amerika semakin tidak aman,” lanjut Durbin, seperti dilaporkan AFP.
Artikel Terkait
Bumi Memanas Lebih Cepat, KLHK Buru-buru Tinjau Ulang Tata Ruang
Kematian di Tangan ICE: Krisis Kepercayaan dan Gelombang Protes yang Mengguncang Amerika
John Sitorus Sindir Siti Nurbaya Usai Rumahnya Digeledah: Gabung Saja ke PSI
Brian Yuliarto Buka Kartu: Kampus dan Industri Harus Jalin Kolaborasi Nyata untuk Pacu Ekonomi