Namun begitu, justru di sinilah letak sisi baiknya. Purbaya melihat pengunduran diri itu sebagai sinyal. Sinyal bahwa otoritas bergerak cepat dan serius menangani masalah.
"Ini sinyal baik bagi investor, baik di pasar modal maupun sektor riil, bahwa masalah ditangani secara cepat dan bertanggung jawab," katanya.
Ia yakin sikap ini akan memulihkan kepercayaan. Investor yang sempat menunggu dan mengamati, diharapkannya kembali yakin dan mau menanamkan modal di Indonesia.
Sebelumnya, Iman Rachman memang telah menyatakan mundur secara resmi. Keputusannya datang setelah IHSG mengalami trading halt dua hari berturut-turut, Rabu dan Kamis. Pemicu tekanan pasar adalah sorotan MSCI soal transparansi struktur kepemilikan saham di Indonesia. Meski BEI klaim ada perbaikan data, MSCI menilai itu masih terbatas.
Dalam pernyataannya, Iman menegaskan mundurnya adalah keputusan pribadi. Sebuah bentuk akuntabilitas.
Ia menilai langkah itu perlu untuk menjaga kepercayaan dan stabilitas pasar modal nasional. Semua diambil secara sadar, di tengah tekanan pasar yang begitu tinggi, meski kondisi perdagangan sebenarnya mulai menunjukkan titik terang.
Artikel Terkait
Polisi Ringkus Komplotan Pencuri Motor yang Beraksi Puluhan Kali di Makassar dan Gowa
Kementan Genjot Mitigasi Kemarau untuk Jaga Produktivitas Perkebunan
Real Madrid Hancurkan Manchester City, VinÃcius Balas Sindiran Suporter
Nyepi 2026 Jatuh pada 19 Maret, Diawali Rangkaian Ritual Sakral