Di tengah gejolak pasar saham yang cukup mencekam, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa justru melihat secercah hal positif. Ia menilai langkah pengunduran diri Iman Rachman dari posisi Dirut BEI sebagai sesuatu yang tepat. Bahkan, menurutnya, itu mencerminkan sikap bertanggung jawab.
"Menurut saya ini langkah yang positif sebagai bentuk tanggung jawab atas masalah yang terjadi di bursa," ujar Purbaya.
Ia ditemui di Wisma Danantara, Jumat lalu. Menurut Purbaya, ada masukan dari MSCI, lembaga penyedia indeks global ternama, yang tidak ditindaklanjuti dengan baik oleh BEI. Kesalahan komunikasi ini dinilainya cukup fatal dan turut memicu tekanan besar di pasar modal dalam beberapa hari terakhir.
Kalau tidak cepat dibenahi, kata dia, gangguan terhadap stabilitas pasar bisa meluas.
"Itu kesalahan yang cukup fatal. Kalau tidak cepat dibenahi, bisa mengganggu stabilitas pasar secara keseluruhan," tegasnya.
Dampaknya bukan cuma pada grafik IHSG yang anjlok. Purbaya khawatir, gejolak ini berisiko membentuk persepsi buruk di mata investor global. Mereka bisa saja menganggap ekonomi Indonesia tidak stabil. Padahal, upaya perbaikan fundamental terus digenjot oleh pemerintah.
Artikel Terkait
Botol Pink Kosong dan Misteri N2O dalam Kasus Lula Lahfah
Polisi Ungkap Kronologi Terakhir Lula Lahfah, dari Kafe hingga Ditemukan Meninggal
Analis Bongkar Kaitan MSCI dan Anjloknya IHSG: Jangan Jadi Serigala Berbulu Domba
Gempa Keuangan di Shenzhen: Ratusan Triliun Menguap di Balik Janji Emas