Jawabannya ada pada proses alami tubuh kita sendiri. Sel kita terus membelah, dan DNA pun ikut menggandakan diri. Dalam proses yang seharusnya normal ini, kesalahan bisa saja terjadi. Itu hal biasa.
Belum lagi faktor dari luar. Lingkungan kita tidak selalu ramah. Radiasi, infeksi virus atau bakteri, sampai paparan zat kimia tertentu semuanya bisa menambah ‘PR’ bagi sistem perbaikan kita.
Jadi, kalau hari ini kita masih bisa beraktivitas dengan sehat, rasanya patut kita berhenti sejenak. Itu semua tak lepas dari kerja keras sistem DNA repair dalam tubuh kita yang masih berjalan dengan baik. Sebuah mekanisme halus yang patut kita syukuri.
dr. Adam Prabata menyampaikan hal ini dengan ringkas:
Ada juga cuitan lain yang menarik perhatian, menggambarkan betapa mengagumkan sistem ini bekerja:
Artikel Terkait
Polisi Ringkus Komplotan Pencuri Motor yang Beraksi Puluhan Kali di Makassar dan Gowa
Kementan Genjot Mitigasi Kemarau untuk Jaga Produktivitas Perkebunan
Real Madrid Hancurkan Manchester City, Vinícius Balas Sindiran Suporter
Nyepi 2026 Jatuh pada 19 Maret, Diawali Rangkaian Ritual Sakral