Hari keenam operasi pencarian di Pasir Kuning terasa berat. Cuaca sejak pagi tak menentu, dan itu jelas menghambat kerja tim gabungan SAR di lokasi longsor Desa Pasirlangu, Bandung Barat. Hujan turun dengan intensitas ringan hingga sedang, membatasi pandangan dan membuat tanah semakin jenuh. Ancaman longsor susulan pun mengintai.
Menurut Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian, kondisi itu memaksa mereka untuk berhati-hati. Keselamatan personel jadi prioritas utama.
Artinya, pencarian hanya dilakukan pada momen-momen yang dianggap benar-benar aman. Begitu hujan makin deras atau ada indikasi bahaya di lereng, semua aktivitas dihentikan sementara. Tak ada yang mau mengambil risiko.
Di sisi lain, meski penuh tantangan, upaya evakuasi tetap membuahkan hasil. Sore itu, sekitar pukul 13.21 WIB, satu bodypack ditemukan di sektor B1. Namun, jenazah ini ternyata bukan korban longsor terbaru. Ia tetap dievakuasi untuk diserahkan kepada keluarganya.
Lalu, temuan lain menyusul. Pukul 14.32 WIB, satu bodypack lagi berhasil diangkat dari sektor A1. Tak lama berselang, tepatnya pukul 15.00 WIB, satu jenazah lagi ditemukan di area worksite yang sama. Jadi, untuk hari ini, dua korban dari peristiwa longsor berhasil dievakuasi, dan keduanya berasal dari sektor A1.
Artikel Terkait
Jalan Kabupaten Lumpuh, Belasan Motor Mogok Diterjang Banjir di Indramayu
Chiki Fawzi Dapat Closure dari Kemenhaj, Ini Alasan Pencopotannya
Polri Serap Aspirasi Publik untuk Transformasi Layanan
Malam Larut di Bandung, dan Kenangan yang Tak Kunjung Pergi