Lalu, kenapa Shandy langsung ditahan? Herman menyebut dua alasan kuat. Pertama, ancaman hukumannya di atas 5 tahun. Alasan subjektifnya, polisi khawatir tersangka menghilangkan barang bukti digital seperti akun media sosialnya. Selain itu, ada kekhawatiran Shandy akan kembali membuat konten serupa jika masih bebas.
Dampak Psikologis Korban
Di sisi lain, kondisi psikis korban menjadi pertimbangan penting. Herman mengungkapkan bahwa kondisi psikologi gadis itu terganggu, sehingga penindakan cepat dinilai perlu.
"Dari respons keluarga, mereka mengucapkan terima kasih. Secara tidak langsung, korban dan keluarganya sudah merasa lebih lega," ujarnya.
Pihak Shandy: Ikuti Alur Hukum
Sementara dari kubu Shandy, pengacaranya, Agung Firdaus, menyatakan sikap.
Kasus ini kini terus bergulir, menunggu proses hukum berikutnya.
Artikel Terkait
Lubang di Jalan RE Martadinata Tewaskan Perempuan Pengendara Motor
260 Perwira Muda Lulusan Intelijen hingga Siber Resmi Diambil Sumpah Panglima TNI
Tokoh Muhammadiyah Ingatkan Prabowo: Waspada Siasat Licik di Balik Dewan Perdamaian Gaza
Daan Mogot Kembali Dilalui, Sisa Genangan 10 Cm Mengingatkan Bahaya