Lalu, kenapa Shandy langsung ditahan? Herman menyebut dua alasan kuat. Pertama, ancaman hukumannya di atas 5 tahun. Alasan subjektifnya, polisi khawatir tersangka menghilangkan barang bukti digital seperti akun media sosialnya. Selain itu, ada kekhawatiran Shandy akan kembali membuat konten serupa jika masih bebas.
Dampak Psikologis Korban
Di sisi lain, kondisi psikis korban menjadi pertimbangan penting. Herman mengungkapkan bahwa kondisi psikologi gadis itu terganggu, sehingga penindakan cepat dinilai perlu.
"Dari respons keluarga, mereka mengucapkan terima kasih. Secara tidak langsung, korban dan keluarganya sudah merasa lebih lega," ujarnya.
Pihak Shandy: Ikuti Alur Hukum
Sementara dari kubu Shandy, pengacaranya, Agung Firdaus, menyatakan sikap.
Kasus ini kini terus bergulir, menunggu proses hukum berikutnya.
Artikel Terkait
Gubernur Sulsel Lepas Armada Mudik Gratis Mudik Aman, Berbagi Harapan
Trans-Sulawesi Diprediksi Dilintasi 5,36 Juta Pemudik pada Lebaran 2026
Harga Emas Perhiasan Stabil di Awal Pekan, Berikut Rinciannya
Iran Klaim Serang Empat Pangkasan Udara AS di Timur Tengah dalam Operasi Janji Setia 4