Tabung Pink yang Menggoda, Bahaya yang Mengintai di Balik Tren Gas Tawa

- Kamis, 29 Januari 2026 | 09:40 WIB
Tabung Pink yang Menggoda, Bahaya yang Mengintai di Balik Tren Gas Tawa

Saat gas dihirup, oksigen di paru-paru tergantikan. Otak pun mengalami hipoksia sesaat kekurangan oksigen. Sensasi "fly" atau melayang itu sebenarnya adalah tanda awal otak mulai kelaparan oksigen. Jika diulang-ulang, risikonya bukan cuma pingsan. Bisa berujung pada kerusakan saraf, gangguan jantung, atau bahkan kematian mendadak.

Risiko ini makin mengerikan bagi orang dengan GERD atau katup lambung yang lemah. Saat kesadaran turun, isi lambung yang asam bisa naik dan masuk ke saluran napas. Asam lambung di paru-paru bisa memicu pneumonia aspirasi akut. Dalam beberapa kasus, proses ini terjadi dengan cepat, sunyi, dan berakibat fatal.

Belakangan, publik mulai berspekulasi. Apakah kematian seorang influencer yang ramai dibicarakan ada kaitannya dengan tren ini? Sebagai dokter, saya harus jujur: kita tidak tahu. Tanpa data medis yang lengkap, autopsi, dan informasi valid, kita tak boleh sembarangan menuduh. Namun secara medis murni, skenario semacam itu sangat mungkin terjadi.

Nitrous oxide bukan mainan. Penggunaan berulang bisa mengganggu metabolisme vitamin B12, merusak saraf tepi, mengacaukan keseimbangan, bahkan memengaruhi kesehatan mental. Banyak laporan dari luar negeri mencatat pengguna kronis yang mengalami kesemutan permanen, kaki lemas, hingga kelumpuhan.

Yang paling memilukan, banyak yang melakukannya sendirian. Tanpa pengawasan sama sekali. Kalau tiba-tiba muntah, aspirasi, atau napas berhenti, tak ada yang menolong. Di kehidupan nyata, tidak ada tombol "ulang" untuk tubuh manusia.

Pelajaran pentingnya sebenarnya sederhana, tapi sering diabaikan: sesuatu yang aman dalam satu konteks, bisa jadi sangat berbahaya di konteks lain. Gas anestesi adalah alat medis. Whipped cream charger adalah alat industri. Keduanya bukan, dan tidak akan pernah jadi, alat rekreasi.

Kita sering menganggap peringatan dokter berlebihan. Sampai suatu hari, yang viral bukan lagi video lucu, tapi berita duka. Dan pada saat itu, penyesalan selalu datang terlambat.

Jika ada satu pesan yang bisa saya sampaikan, pesan itu adalah ini: jangan pernah bermain-main dengan sesuatu yang bahkan oleh dokter sekalipun digunakan dengan penuh kehati-hatian dan rasa hormat. Tubuh manusia bukanlah arena eksperimen.

EPW 29/1/2026


Halaman:

Komentar