Lalu, siapa sebenarnya Tariq bin Ziyad ini?
Dia adalah seorang panglima militer dari masa Kekhalifahan Umayyah. Meninggal sekitar tahun 720 M, dialah otak di balik penaklukan Muslim atas kawasan Iberia yang kini mencakup Spanyol dan Portugal di tahun 711 M.
Beberapa fakta kunci tentang dirinya:
- Asal-Usul: Tariq berasal dari suku Berber (Amazigh) di Afrika Utara. Dia fasih berbahasa Arab dan juga bahasa Amazigh.
- Misi Penaklukan: Diperintahkan oleh Gubernur Musa bin Nushair, Tariq memimpin armada yang membawa antara 7.000 sampai 12.000 pasukan. Mereka menyeberangi selat sempit untuk menghadapi Kerajaan Visigoth yang dipimpin Raja Roderick.
- Warisan Abadi: Namanya hidup selamanya lewat Gibraltar, lokasi pendaratan pertamanya di Eropa.
- Kemenangan Besar: Pertempuran Guadalete jadi momen krusial. Kemenangan di sana membuka jalan bagi pemerintahan Islam di Andalusia, yang bertahan hampir delapan abad lamanya.
- Legenda Motivasi: Ada kisah populer meski beberapa sejarawan mempertanyakannya bahwa Tariq memerintahkan untuk membakar kapal-kapalnya setelah mendarat. Tujuannya jelas: memberi semangat pada pasukannya bahwa tidak ada jalan untuk mundur. Pilihan satu-satunya adalah maju, menang, atau gugur sebagai syahid.
Jadi, uang kertas sederhana itu sebenarnya menyimpan narasi besar. Dari sebuah gunung yang diambil namanya, hingga perjalanan heroik yang mengubah peta sejarah Eropa selamanya.
Artikel Terkait
Kesibukan Bukan Alasan: Persahabatan yang Mati Pelan-Pelan di Era Modern
Kemiskinan di Tanah Kaya: Siapa yang Menikmati Emas dan Nikel Indonesia?
Bibit Siklon di Selatan Banten: Ombak 6 Meter dan Hujan Lebat Mengancam
Generasi Muda AS Serukan: Kalian Bukan Umat Pilihan, Kalian Iblis