Muhammadiyah dan Polresta Bogor Sepakat Perkuat Dakwah yang Menyejukkan

- Kamis, 29 Januari 2026 | 04:25 WIB
Muhammadiyah dan Polresta Bogor Sepakat Perkuat Dakwah yang Menyejukkan

Muhammadiyah Bogor dan Kapolresta Perkuat Kemitraan, Tekankan Dakwah yang Menyejukkan

Suasana di ruang kerja Kapolresta Bogor Kota, Rabu (28/1) lalu, terasa hangat dan akrab. Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Bogor memang sengaja bersilaturahmi dengan Kombes Pol. Rio Anggoro Wahyu. Pertemuan ini bukan sekadar kunjungan formal, tapi lebih pada upaya mempererat kemitraan strategis untuk membangun Bogor yang lebih baik.

Dialog antara unsur kepolisian dan ormas keagamaan semacam ini penting. Tujuannya jelas: menjaga stabilitas sosial dan ketertiban bersama. Di sisi lain, ini juga jadi ruang untuk saling mendengar dan menyelaraskan langkah.

Ketua PDM Kota Bogor, Maizar Madsuri, Lc., M.Pd., menegaskan komitmen organisasinya. Muhammadiyah, katanya, akan terus aktif dalam kegiatan sosial, dakwah, dan pendidikan. Fokusnya adalah memperkuat kerukunan di tengah kemajemukan masyarakat.

“Dakwah Muhammadiyah selalu menekankan nilai-nilai kesejukan, persatuan, dan kepedulian sosial. Ini penting sebagai bagian dari kontribusi umat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,”

Begitu penjelasan Maizar.

Abdul Rachmat Saleh, Ketua Majelis Mitra Kerja Sama dan Strategi, juga menyampaikan gagasannya. Ia memaparkan pengalaman panjang Muhammadiyah di lapangan, mulai dari aktivitas pendidikan hingga kerja sosial yang langsung bersentuhan dengan warga.

Menurutnya, dakwah punya cakupan yang lebih luas. Bukan cuma soal penyampaian ajaran agama, tapi juga bagaimana menghadirkan nilai-nilai sosial yang memperkuat harmoni. Baik antar umat beragama, maupun di internal umat beragama itu sendiri.

“Dakwah yang menyejukkan adalah dakwah yang mampu menghadirkan rasa aman, saling menghormati, dan memperkuat persaudaraan kebangsaan,”

Jelas Abdul Rachmat.

Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol. Rio Anggoro Wahyu, menyambut baik inisiatif ini. Ia mengapresiasi langkah silaturahmi yang dilakukan. Peran tokoh agama dan ormas, dalam pandangannya, sangat krusial untuk menciptakan kondusivitas wilayah. Terutama melalui dakwah yang menenangkan dan mendorong persatuan, bukan sebaliknya.

Diskusi berjalan santai, tapi isinya padat dan substantif. Pertemuan ini benar-benar mencerminkan semangat gotong royong antara kepolisian dan elemen masyarakat. Kolaborasi semacam inilah yang diharapkan bisa membangun Bogor menjadi kota yang aman, harmonis, dan beradab.

Ke depan, audiensi ini diharapkan jadi batu pijakan. Awal dari kerja sama yang lebih kuat dan berkelanjutan antara PDM Muhammadiyah Kota Bogor dan Polresta setempat. Tujuannya satu: menjaga kebersamaan, toleransi, dan kedamaian sosial di tengah kehidupan masyarakat yang dinamis.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar