Keberadaan lift ini bukan cuma untuk kemudahan semata. Ia juga akan menjadi penghubung yang mulus ke layanan transportasi umum, terutama halte TransJakarta. Jadi, perpindahan moda transportasi jadi lebih lancar.
Di sisi lain, muncul kekhawatiran bahwa dengan beroperasinya JPO, fasilitas penyeberangan di jalan seperti zebra cross atau pelican crossing akan hilang. Pramono menegaskan hal itu tidak akan terjadi.
"Dan yang paling penting adalah pelican cross-nya tetap berjalan. Sehingga kekhawatiran teman-teman sekalian untuk pengaturan itu tidak difungsikan, tetap berjalan. Sehingga dengan demikian JPO di atasnya jalan, pelican cross-nya (di) jalan," pungkasnya.
Jadi, skemanya nanti adalah pilihan. Masyarakat bisa memilih menyeberang di atas via JPO yang nyaman dan aman, atau tetap lewat bawah dengan fasilitas yang sudah ada. Pemerintah Provinsi sepertinya ingin memastikan semua kebutuhan terakomodasi.
Artikel Terkait
JK Prihatin dan Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS
Chelsea Takluk 1-0 dari Newcastle di Stamford Bridge
Barbershop Tema Peaky Blinders Hadir di Luar Stadion Atletico Madrid untuk Promosi Film
BGN Hentikan Sementara Ratusan Dapur MBG di Indonesia Timur karena Tak Miliki Sertifikat Higiene