Gelombang penyelidikan di tubuh militer China kembali mencuat. Kali ini, dua jenderal paling puncak yang jadi sasaran. Mereka diduga melakukan pelanggaran disiplin dan hukum yang serius istilah khas Beijing yang biasanya mengarah pada kasus korupsi.
Kedua nama itu bukan sembarang orang. Ada Zhang Youxia, yang selain jadi Wakil Ketua Komisi Militer Pusat (CMC), juga anggota Politbiro. Lalu Liu Zhenli, sang Kepala Departemen Staf Gabungan Tentara Pembebasan Rakyat (PLA). Posisi mereka sangat strategis, dan pengangkatannya sendiri baru berlangsung Maret tahun lalu.
Juru bicara Kementerian Pertahanan, Jiang Bin, mengonfirmasinya lewat rilis video.
Politbiro, yang beranggotakan 24 elite partai termasuk Xi Jinping, adalah jantung kekuasaan eksekutif. Jadi, kasus ini benar-benar menyentuh lapisan teratas.
Zhang Youxia, di usianya yang ke-75, punya kedekatan personal dengan Presiden Xi. Mereka sama-sama anak dari tokoh revolusioner, karir militernya panjang, dan pernah bertempur langsung di perang perbatasan melawan Vietnam tahun 1979. Sementara Liu Zhenli, yang lebih muda di usia 61 tahun, memegang kendali operasi militer, intelijen, dan pelatihan sehari-hari PLA. Perannya sangat vital.
Dengan diselidikinya mereka berdua, Komisi Militer Pusat praktis tinggal menyisakan dua orang figur aktif: Xi Jinping sebagai ketua, dan Zhang Shengmin sebagai wakil ketua. Zhang Shengmin sendiri berasal dari Pasukan Roket dan juga punya peran di lembaga antikorupsi partai.
Beberapa media internasional menyoroti kerasnya langkah ini. Mereka menyebutnya sebagai aksi "pembersihan jenderal" paling signifikan dalam beberapa dekade terakhir.
Artikel Terkait
Bondowoso Dorong Kantin Sekolah Jadi Pemasok Program Makanan Bergizi
Gudang Logistik PLN di Ende Ludes Dilahap Api, Diduga Akibat Korsleting
Felix Siauw Kecam Langkah Prabowo di Davos: Penjajahan Gaya Baru
Kebanggaan yang Membelenggu: Ketika Jalan Sendiri Justru Memperpanjang Penderitaan