Elfi menyebutkan, dari empat anak yang tercatat, hanya satu yang masih bersekolah. Angka ini sedikit berbeda dengan pengakuan Sudrajat sendiri. Tapi, apapun perbedaannya, intinya sama: ada anak-anak yang kehilangan masa depannya.
“Kami akan bantu mereka mengenyam kembali pendidikan sesuai perintah presiden,” tegas Elfi.
“Ini menjadi PR kita untuk lebih memperhatikan masyarakat sekitar agar dapat mengenyam pendidikan,” tambahnya.
Di sisi lain, bantuan juga mengalir dari Polres Bogor dan bahkan dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Konon, saat ini Sudrajat sedang dibawa oleh tim KDM untuk mendapatkan pendampingan lebih lanjut.
Cerita Sudrajat ini seperti potret buram yang tersembunyi di balik sebuah berita viral. Ia lebih dari sekarang sosok yang salah dituduh. Ia adalah seorang ayah yang berjuang keras di tengah keterbatasan yang hampir menyentuh batas.
Artikel Terkait
TAUD Desak Polisi Ungkap Dalang Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS
25 Kilogram Kokain Diamankan di Pesisir Selayar, Diduga Bagian Jaringan Internasional
TASPEN Gelar Mudik Gratis untuk 1.400 Pemudik dengan Asuransi Rp20 Juta
Pemkot Makassar Izinkan Takbiran di Lingkungan, Larang Konvoi dan Petasan