Elfi menyebutkan, dari empat anak yang tercatat, hanya satu yang masih bersekolah. Angka ini sedikit berbeda dengan pengakuan Sudrajat sendiri. Tapi, apapun perbedaannya, intinya sama: ada anak-anak yang kehilangan masa depannya.
“Kami akan bantu mereka mengenyam kembali pendidikan sesuai perintah presiden,” tegas Elfi.
“Ini menjadi PR kita untuk lebih memperhatikan masyarakat sekitar agar dapat mengenyam pendidikan,” tambahnya.
Di sisi lain, bantuan juga mengalir dari Polres Bogor dan bahkan dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Konon, saat ini Sudrajat sedang dibawa oleh tim KDM untuk mendapatkan pendampingan lebih lanjut.
Cerita Sudrajat ini seperti potret buram yang tersembunyi di balik sebuah berita viral. Ia lebih dari sekarang sosok yang salah dituduh. Ia adalah seorang ayah yang berjuang keras di tengah keterbatasan yang hampir menyentuh batas.
Artikel Terkait
Diam yang Mematikan: Saat Remaja Kehilangan Ruang untuk Bercerita
28 Perusahaan Dicabut Izinnya, Lahan Dikuasai Negara Diduga Picu Bencana di Aceh hingga Sumbar
Iran Tegaskan: Tetangga yang Bantu AS Akan Dianggap Musuh
Sumeleh: Seni Meletakkan Beban di Era yang Tak Pernah Berhenti Berdering