Sutoyo Abadi: Bubarkan Saja Tim Reformasi Polri Bentukan Presiden
Suasana diskusi di kantor Merah Putih terasa hangat. Sutoyo Abadi, sang koordinator kajian politik, sedang berbincang dengan sejumlah mahasiswa yang tengah mencerna setiap geliat politik terkini. Topiknya serius: nasib reformasi kepolisian.
Menurut Sutoyo, usai menyimak Rapat Kerja Komisi III dengan Kapolri, para mahasiswa itu punya pendapat. Mereka menyoroti pembentukan Komisi Percepatan Reformasi Polri oleh Presiden Prabowo Subianto pada 7 November 2025 lalu. Komisi yang bersifat ad hoc ini diketuai Jimly Asshiddiqie dan beranggotakan sembilan tokoh. Misi mereka besar: mengkaji ulang Polri secara menyeluruh, merumuskan perubahan struktural, hingga merevisi undang-undang. Targetnya, Polri yang lebih profesional, transparan, dan akuntabel. Tapi, benarkah?
"Awalnya sih ada progres, seperti ada penyerapan aspirasi," kata Sutoyo dalam diskusi yang digelar 27 Januari 2026 itu.
"Tapi kemudian senyap lagi. Padahal, harapan rakyat jelas: reformasi yang bisa mengubah wajah dan kinerja Polri."
Nyatanya, perkembangan terbaru justru datang dari parlemen. Sehari sebelumnya, Senin 26 Januari, Komisi III DPR menggelar rapat kerja dengan Kapolri Listyo Sigit Prabowo beserta seluruh Kapolda. Rapat yang digelar di kompleks parlemen Jakarta itu menghasilkan delapan poin kesimpulan tentang percepatan reformasi.
Sutoyo lalu menyitir poin pertama yang ia anggap krusial. Di sana, Komisi III menegaskan bahwa kedudukan Polri tetap di bawah Presiden langsung, bukan berbentuk kementerian.
"Nah, ini berarti aspirasi publik yang menginginkan Polri di bawah kementerian agar tidak disalahgunakan presiden atau arogansi polisi bisa dikendalikan pupus sudah," ujarnya.
Ia melanjutkan, poin-poin lain yang bersifat teknis juga akan mempengaruhi kewenangan Tim Reformasi bentukan presiden. Apalagi poin keenam, yang menurut Sutoyo cukup membatasi.
Artikel Terkait
Guru Tangerang Selatan Dilaporkan Polisi Usai Tegur Murid di Lomba Sekolah
Anggota DPR Desak BRIN Kembalikan Peneliti ke Daerah
Dua Pemuda Diamankan, Liquid Vape Sintetis Disita di Apartemen Thamrin
Ahok Buka Suara: Saya Mundur dari Pertamina karena Beda Pandangan dengan Jokowi