Operasi pencarian untuk Syafiq Ridhan Ali Razan, pendaki berusia 18 tahun asal Magelang yang hilang di Gunung Slamet, akhirnya dihentikan. Pencarian yang sudah berjalan tujuh hari itu resmi ditutup Senin sore kemarin.
Keputusan ini, menurut Kepala BPBD Pemalang Agus Ikmaludin, diambil setelah tim tak menemukan satu pun jejak yang mengarah pada korban. Padahal, upaya sudah dilakukan maksimal.
“Pencarian selama enam hari tidak ditemukan tanda-tanda jejak korban. Berdasarkan SOP SAR tujuh hari, maka keputusan untuk operasi SAR hari ini adalah opsar terakhir. Opsar ditutup pukul 16.00 WIB,”
ujar Agus.
Ia menjelaskan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan keluarga Syafiq soal penghentian operasi ini. Meski begitu, bukan berarti semua usaha berhenti total.
“Akan diubah menjadi pemantauan. Sampai hari terakhir ini juga belum ditemukan jejak korban,”
Artikel Terkait
Janji Donatur Sirna, Masjid di Gunungkidul Tinggal Reruntuhan
Fadli Zon Bantah Tudingan Militeristik, Sebut Kepemimpinan Prabowo Jalan Beradab
Ditetapkan Tersangka Kasus Pornografi, Mantan Dosen UIN Malang Bantah Semua Tuduhan
Presiden Baru Venezuela Bantah Klaim Trump: Kami yang Berkuasa, Bukan AS