paparnya panjang lebar. Di sisi lain, rencana penguatan struktur lewat optimalisasi kantor penghubung juga terus digodok.
Sementara itu, dari sisi angka, Wakil Ketua KY Desmihardi memberikan rincian yang cukup detail. Awalnya, pagu anggaran KY ditetapkan sebesar Rp 184,5 miliar lebih. Tapi, surat dari Menteri Keuangan memotongnya drastis.
jelas Desmihardi. Angka itu sempat membuat mereka kalang kabut.
Untungnya, ada sedikit angin segar. KY kemudian mengajukan permohonan relaksasi dan pada Juli 2025, sebagian dana yang diblokir akhirnya cair. Alhasil, total anggaran yang bisa digunakan membengkak menjadi Rp 165,69 miliar, meski masih ada sisa blokir sekitar Rp 18,8 miliar. Dari jumlah itu, penyerapan anggaran KY terbilang tinggi, mencapai 97,6 persen atau sekitar Rp 161,1 miliar.
Rapat pun berakhir. Tapi dua pesan utama dari KY jelas terbaca: mereka butuh dana lebih dan payung hukum yang lebih kokoh. DPR kini yang memegang bola berikutnya.
Artikel Terkait
Cak Imin Prihatin, Bupati Cilacap Tersangka KPK Diduga Targetkan Dana Rp750 Juta
Andrea Kimi Antonelli Raih Kemenangan Perdana F1 di Shanghai, Mercedes Dominasi Podium
Lebih dari 24 Ribu Jemaah Umrah Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air
Berbuka Puasa di Denpasar Hari Ini Pukul 18.36 WITA