Kementerian Sosial sedang mematangkan sistem baru. Sistem ini nantinya bakal dipakai untuk menyalurkan bantuan sosial atau bansos secara digital. Harapannya, dengan cara daring, bantuan bisa lebih tepat sasaran ketimbang metode lama.
Menteri Sosial, Saifullah Yusuf yang akrab disapa Gus Ipul mengungkapkan hal itu dalam rapat kerja bersama Komisi VIII DPR, Selasa lalu.
“Kita harapkan nanti dengan digitalisasi bansos itu, kita bisa membuat data kita makin akurat,” ujarnya.
Menurut Gus Ipul, upaya digitalisasi ini tak dikerjakan sendirian. Dewan Ekonomi Nasional juga turut dilibatkan. Bahkan, uji coba perdana sudah digelar di Kabupaten Banyuwangi.
“Jadi ini piloting, ini baru mencoba bersama-sama dengan tim besar yang dipimpin oleh Pak Luhut untuk melakukan satu proses digitalisasi bansos,” tuturnya.
Memang masih ada kendala teknis di sana-sini. Tapi pihaknya terus berbenah. Sistem yang dibangun mengacu pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTSEN) sebagai acuan utama penerima bansos.
Artikel Terkait
Ketua GP Ansor Bondowoso Ditahan Terkait Dugaan Korupsi Dana Seragam Rp1,2 Miliar
Islamic Centre Bekasi Terbengkalai 14 Tahun, Beralih Jadi Tempat Angker
Gubernur Jabar Soroti Penembakan Macan Tutul di Sanggabuana, Pelaku Diamankan
Polemik Ijazah Jokowi Berujung Laporan Polisi: Eggi Sudjana Laporkan Roy Suryo