Polda Riau Kerahkan 250 Personel dan Bantuan Logistik untuk Korban Bencana Sumbar

- Senin, 01 Desember 2025 | 05:54 WIB
Polda Riau Kerahkan 250 Personel dan Bantuan Logistik untuk Korban Bencana Sumbar
Bantuan Kemanusiaan Polda Riau

Sebanyak 250 personel Polda Riau akhirnya diberangkatkan ke Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Mereka dikirim untuk membantu penanganan banjir dan tanah longsor yang melanda kawasan itu. Keberangkatan mereka sendiri terjadi pada hari Minggu (30/11).

Tak tanggung-tanggung, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan sendiri yang memimpin langsung pelepasan tim tersebut. Ia bahkan turun memeriksa kesiapan para personel sebelum berangkat menuju lokasi bencana.

“Hari ini saya akan berangkat ke Agam dan melihat langsung tenda-tenda personel Polda Riau yang di-BKO-kan di sana. Salam dari Bapak Kapolri dan Ibu Ketua Umum Bhayangkari,”

ucap Herry di Mapolda Riau, menegaskan komitmennya.

Menurutnya, misi kemanusiaan seperti ini seharusnya tidak terhalang oleh batas-batas wilayah yurisdiksi. Bencana alam, bagaimanapun, adalah urusan bersama.

Di sisi lain, pada pagi yang sama, Polda Riau juga melepas enam truk yang penuh muatan bantuan logistik. Bantuan ini ditujukan bagi para korban bencana di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.

Semua barang bantuan itu dihimpun dari keluarga besar Polda Riau dan Bhayangkari. Isinya beragam sekali, mulai dari kebutuhan pokok hingga perlengkapan darurat. Ada 255 dus mi instan, 50 dus mi instan cup, dan beras dalam berbagai ukuran 50 sak beras 10 kg dan 33 sak beras 5 kg. Juga ada 20 dus sarden kaleng.

Tak ketinggalan, 140 dus air mineral, 70 dus kue kaleng, 40 dus susu kaleng, serta 20 dus gula, teh celup, dan kopi turut disertakan. Untuk kebutuhan khusus, ada 20 dus susu bayi, 30 dus pampers, dan 30 dus pembalut wanita.

Selain itu, ada juga 25 kontainer penyimpanan, 240 helai selimut, 20 koli pakaian layak pakai, dan 50 buah cangkul.

“Bantuan yang kami kirimkan adalah kebutuhan mendesak seperti bahan pokok, perlengkapan bayi, dan kebutuhan sehari-hari lainnya,”

kata Herry menjelaskan.

“Dari semua yang kami kirim, sekitar 250 personel memiliki kemampuan khusus untuk penanganan darurat atau pencarian dan pertolongan,”

tambahnya.

Selain dukungan logistik dan personel, Polda Riau ternyata juga punya perhatian lebih pada aspek psikologis korban. Mereka memperkuat layanan pemulihan trauma bagi para penyintas.

Enam psikolog Polri sebenarnya sudah lebih dulu dikirim pada Sabtu (29/11). Namun, mulai hari ini, sekitar 30 psikolog dari berbagai kampus di Riau akan menyusul ke lokasi terdampak.

“Insyaallah besok kami akan dorong lagi sekitar 30 psikolog, bekerja sama dengan beberapa kampus di Riau, untuk melakukan trauma healing kepada korban,”

ungkap Kapolda menutup penjelasannya.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar