Di sisi lain, kabar duka ini rupanya sampai ke telinga pemerintah daerah. Pemkab Bogor pun turun tangan memberikan bantuan sembako. Bantuan itu diserahkan langsung oleh Sekretaris Kecamatan Rawa Panjang, Elfi Nila Hartanti, bersama Kepala Desa Mohammad Agus dan perwakilan Dinas Sosial, Ferianto.
Mereka tak cuma memberi bantuan material. Nasib pendidikan ketiga anak Sudrajat menjadi perhatian serius.
Bantuan juga mengalir dari arah lain. Polres Bogor dan bahkan tim dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa KDM, turut memberikan perhatian. Konon, saat ini Sudrajat sedang dibawa oleh tim KDM untuk mendapatkan pendampingan lebih lanjut.
Rentetan kejadian ini membuka mata banyak pihak. Di balik sebuah kasus yang sempat viral, tersimpan cerita pilu tentang atap yang bocor dan impian sekolah yang tertunda. Sebuah gambaran nyata tentang betapa rapuhnya garis pemisah antara bertahan dan terjatuh.
Artikel Terkait
Hilang di Lereng Lawu, Pencarian Yasid Masih Mentok di Hari Kesembilan
Kapolres Depok Bantu Tukang Es Gabus dengan Motor dan Jaminan Keamanan
Havas Buka Suara: Palestina Punya Peran Kunci di Board of Peace
Keluarga Diserang Usai Nyaris Tabrak Pemotor di Luwu, Istri dan Tiga Balita Terluka Bakar