Hasilnya? Data BPS menunjukkan perbaikan yang nyata. Di Januari 2026 ini, hanya tinggal beberapa kabupaten yang IPH-nya masih naik: Bener Meriah dan Kota Langsa di Aceh, Nias Selatan di Sumut, plus Tanah Datar dan Pasaman di Sumbar. Sebagian besar wilayah lain sudah menunjukkan tren penurunan harga. Situasinya mulai berbalik.
Di sisi lain, kabar pemulihan infrastruktur juga menggembirakan. Seluruh jalan nasional di tiga provinsi itu kini sudah bisa dilalui lagi. Arus distribusi logistik antardaerah pelan-pelan kembali normal.
Aktivitas pasar pun menunjukkan sinyal hijau. Di Sumut dan Sumbar, seluruh pasar sudah beroperasi penuh. Sementara di Aceh, 73 dari total 112 pasar telah kembali berdenyut. Memang belum seratus persen, tapi progresnya jelas terlihat.
Mendagri menegaskan, capaian ini bukan hasil kerja satu pihak. Semua berkat kolaborasi lintas kementerian, lembaga, dan dukungan penuh pemerintah daerah dalam membuka kembali akses pascabencana.
Tandasnya. Harapannya jelas: stabilitas harga di wilayah terdampak bisa terus terjaga. Seiring dengan pulihnya infrastruktur dan bangkitnya aktivitas ekonomi masyarakat, kehidupan pun perlahan kembali ke jalurnya.
Artikel Terkait
TAUD Desak Polisi Ungkap Dalang Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS
25 Kilogram Kokain Diamankan di Pesisir Selayar, Diduga Bagian Jaringan Internasional
TASPEN Gelar Mudik Gratis untuk 1.400 Pemudik dengan Asuransi Rp20 Juta
Pemkot Makassar Izinkan Takbiran di Lingkungan, Larang Konvoi dan Petasan