Korban dari Kalangan Marinir
Kesedihan ini ternyata juga menyentuh kalangan TNI. Rupanya, di antara mereka yang tertimbun ada 23 anggota Korps Marinir yang sedang menjalani pelatihan. Menteri Pertahanan, Ali, mengonfirmasi kabar duka ini.
Ali menerangkan, para prajurit itu sedang mempersiapkan diri untuk tugas pengamanan di perbatasan RI-Papua Nugini. Latihan mereka kebetulan berlangsung di daerah Cisarua. Menurut dugaan sementara, longsor hebat ini dipicu hujan deras yang mengguyur lokasi hampir tanpa henti selama dua malam berturut-turut.
Duka Cita dari Istana
Dari Jakarta, Istana Negara turut menyampaikan belasungkawa. Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menyatakan dukacita mendalam atas musibah yang menelan banyak korban jiwa ini.
Di sisi lain, ia menyebut pemerintah tidak tinggal diam. Pertemuan-pertemuan informal terkait penanganan bencana, tak hanya untuk longsor ini tetapi juga banjir di Jawa utara, sudah mulai digelar. Menurut Pras, langkah penanganan sebenarnya sudah punya dasar, karena beberapa kementerian disebutnya telah memiliki desain penyelesaian yang terintegrasi dari hulu ke hilir. Tapi di lapangan, yang paling terasa sekarang hanyalah duka dan penantian yang menyiksa.
Artikel Terkait
Rapat Paripurna DPR Diawali Duka, Agenda Fit and Proper Test Tetap Berjalan
Video Sok Imut TikTok Heboh, Klaim Versi 35 Menit Picu Buruan Netizen
Rocky Gerung Soroti Gelagat Jokowi Usai KPU Serahkan Salinan Ijazah ke Roy Suryo
Dua Jenderal Puncak China Diselidiki, Guncang Pucuk Pimpinan Militer