MAGELANG Suasana siang yang seharusnya tenang di Gunung Tidar, Magelang, tiba-tiba berubah jadi mencekam Sabtu lalu. Angin mendadak menderu kencang, dan sebuah pohon pinus besar pun tumbang. Nahas, ia menimpa sejumlah peziarah yang baru saja tiba dan hendak memulai perjalanan spiritual mereka.
Dampaknya tragis. Satu orang peziarah asal Tempuran, Magelang, meninggal dunia karena luka parah di kepalanya. Empat lainnya dari Kediri dan Majenang mengalami luka-luka. Mereka semua langsung dilarikan ke RSUD Tidar untuk penanganan lebih lanjut.
Menurut sejumlah saksi, kejadiannya begitu cepat dan tak terduga.
“Kejadiannya spontan, kami lagi naik tiba-tiba pohon roboh. Saat kejadian angin kencang, ada enam orang yang tertimpa,” ujar Siti Maryam, salah satu korban asal Kediri.
Ia menambahkan, mereka datang khusus untuk berziarah. Tapi malapetaka datang lebih dulu, tepat di area parkiran sebelum pendakian dimulai.
Rupanya, bukan hanya peziarah yang jadi korban. Pohon yang tumbang itu juga sempat menghantam sebuah gapura dan mobil yang terparkir di lokasi. Bahkan, ada laporan pohon lain di sekitar juga ikut roboh diterpa angin. Cuaca ekstrem saat itu benar-benar meninggalkan jejak kerusakan.
Artikel Terkait
Tanah Longsor Tewaskan 10 Jiwa, 82 Warga Pasirlangu Masih Hilang
Ayah di Magelang Perkosa Anak Kandung Selama Empat Tahun, Dalih Kerasukan Jadi Modus
Polisi Gagalkan Peredaran Sabu dan Ribuan Ekstasi di Jakarta-Bekasi
Jenazah Capt Andy Tiba di Tigaraksa, Keluarga Siap Beri Penghormatan Terakhir