SALATIGA – Malam itu, jalanan utama Salatiga tak seperti biasanya. Razia besar-besaran digelar Unit Reaksi Cepat Polres setempat, Selasa (10/3/2026) malam, dan berlangsung hingga dini hari. Fokusnya jelas: menggaruk segala potensi gangguan keamanan. Mulai dari aksi balap liar yang memekakkan telinga, sampai kejahatan jalanan macam begal dan jambret yang bikin resah.
Petugas menyisir ruas-ruas jalan yang dikenal sebagai titik kumpul pengendara motor. Satu per satu, kendaraan yang melintas dihentikan. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh. Mulai dari STNK dan KTP, hingga isi tas dan bagasi dibongkar. Tujuannya, memastikan tak ada senjata tajam atau barang terlarang lainnya yang disembunyikan.
Kapolres Salatiga, AKBP Ade Papa Rihi, menjelaskan latar belakang operasi ini. Menurutnya, ini adalah langkah pencegahan.
"Razia ini kami gelar untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat Salatiga, khususnya bagi mereka yang tengah menjalankan ibadah di bulan Ramadan agar tidak terganggu oleh kebisingan knalpot brong maupun kekhawatiran akan aksi kriminalitas jalanan," ujarnya.
Artikel Terkait
Polres Metro Tangerang Kota Sediakan Layanan Titip Kendaraan Gratis untuk Pemudik
KARA Raih Tiga Penghargaan Nilai Pelanggan dari Survei Konsumen di Enam Kota
Mendes PDTT Desak Pembaruan Data Tunggal untuk Pastikan Bantuan Tepat Sasaran
Kapolda Riau Dianugerahi Maklumat Hari Ekosistem Atas Komitmen Green Policing